Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Trading Ideas
Preview IHSG 21 Februari 2020
February 21, 2020 08:49

Bursa Asia sumringah pasca keputusan bank sentral China menurunkan bunga kredit acuan. IHSG sendiri berhasil menguat 0,23 persen ke level 5.942,49. Sejumlah publikasi ekonomi regional dan domestik mewarnai pergerakan pasar regional kemarin.

Otoritas moneter China-PBoC kembali menurunkan bunga dasar kredit acuan 1 tahun (1Y loan prime rate) sebesar 10 bps menjadi 4,05 persen, dan tenor 5 tahun (5Y LPR) sebesar 5 bps menjadi 4,75 persen. Kebijakan moneter longgar ini diambil menyusul pemangkasan bunga untuk kredit jangka menengah.

Dari domestik, RDG Bank Indonesia bulan Februari 2020 memutuskan memangkas bunga acuan 7DRR sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dengan suku bunga deposit facility dan lending facility turun masing-masing ke level 4,00% dan 5,50%. Kebijakan moneter akomodatif ini diambil dengan pertimbangan prospek inflasi yang terkendali, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik ditengah risiko stagnansi pemulihan ekonomi global akibat Covid-19.

Dari ekonomi Jepang, laju inflasi Januari 2020 cenderung flat, setelah naik 0,1% mom di bulan sebelumnya. Secara tahunan, tingkat inflasi melambat dari 0,8% yoy menjadi 0,7% yoy. Harga komponen makanan masih mencatat kenaikan signifikan (+1,2% yoy).

Sementara itu, bursa AS terkoreksi pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (-0,44%) dan S&P 500 (-0,38%) masing-masing bergerak ke level 29.219,98 dan 3.373,23. Aksi ambil untung ditengah sentimen negatif dampak virus Corona masih berlanjut. Komisi Kesehatan China melaporkan data terkini kasus epidemi Corona mencapai 74.576 kasus, dengan korban jiwa mencapai 2.118 orang.

Dari ekonomi AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 15 Februari 2020) meningkat 4 ribu aplikasi menjadi 210 ribu aplikasi. Rerata 4 mingguannya meningkat seribu aplikasi menjadi 206 ribu aplikasi. Rilis ekonomi lainnya adalah indikator ekonomi saat ini-CEI dan prospek ekonomi-LEI terbitan The Conference Board. Indikator CEI dan LEI bulan Januari 2020 masing-masing meningkat 0,1% dan 0,8% menjadi 107,3 dan 112,1. Prospek ekonomi AS menunjukkan kenaikan seiring penurunan klaim tunjangan pengangguran, naiknya izin mendirikan bangunan, dan keyakinan konsumen terhadap ekonomi.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) menguat ke level USD 59,31 (USD 53,78) perbarel, dan harga emas naik ke level USD 1,622,60/troy ounce.