Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 27 November 2019
November 28, 2019 09:40

Highlights:

Danareksa government bonds yield index increased 0.41bps from 6.942% to 6.946%

Donald Trump signed a bill into law that expresses U.S. support for Hong Kong protesters, a move that will strain relations with China and further complicate the president's effort to wind down his trade war with Beijing. Trump signed the measure on Wednesday, the White House said in a statement. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR19.00 trillion, and it was dominated by short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR44.90 trillion but it was higher than its YTD average of IDR18.16 trillion.

Corporate bonds volume was IDR19.00 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR44.90 billion and it was higher than its YTD average of IDR1044.25 billion.

IDR weakened 0.05% against USD from 14,088 to 14,095 whilst JCI dropped -0.05% from 6,026 to 6,023.

FR0078 yield advanced by 0.80bps from 7.052% to 7.060% while RI28 yield dropped by -0.1bps from 2.975% to 2.974%.

Brent was down from 63.70 to 63.66 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price was down from 58.41 to 58.11 USD per barrel.

 

Highlights:

Danareksa government bonds yield index mengalami peningkatan 0.41bps dari 6.942% menjadi 6.946%

Donald Trump menandatangani undang-undang yang menyatakan dukungan AS untuk pengunjuk rasa Hong Kong, sebuah langkah yang akan menyulitkan hubungan dengan China dan semakin mempersulit upaya presiden untuk mengakhiri perang dagangnya dengan Beijing. Trump menandatangani tindakan pada hari Rabu, Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan. (Bloomberg)

Transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp19.00 triliun, dan dinominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Angka tersebut menurun dibandingan dengan volume transaksi sebelumnya sebesar Rp44.90 triliun namun angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata YTD tahun ini sebesar Rp18.16 triliun.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1134.23 miliar yang didominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Volume transaksi tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1113.96 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp1044.25 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.05% terhadap US Dollar, dari 14,088 menjadi 14,095 sedangkan IHSG turun -0.05% dari 6,026 menjadi 6,023.

FR0078 yield naik by 0.80bps dari 7.052% menjadi 7.060% sementara itu yield RI28 menurun sebesar -0.1bps dari 2.975% menjadi 2.974%.

Harga brent mengalami penurunan dari 63.70 menjadi 63.66 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot menurun dari 58.41 menjadi 58.11 USD per barrel.