Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Trading Ideas
Preview IHSG 09 Oktober 2019
October 09, 2019 08:33

Bursa Asia tak terkecuali IHSG bergerak membaik, jelang kelanjutan negosiasi dagang AS-China kemarin. Setelah sebelumnya dilanda tekanan jual, IHSG berhasil ditutup positif ke level 6.039,60 (+0,65%). Rilis ekonomi regional terbaru yang masuk ke pasar kemarin, datang dari China dan Jepang.

Indikator Caixin China General Composite PMI di bulan September naik ke level 51,9 dari level 51,6 di bulan sebelumnya. Sektor manufaktur tercatat membaik (PMI pada level 51,4 vs 50,4 Agustus), sementara PMI sektor jasa menurun (PMI pada level 51,3 vs 52,1 Agustus). Pesanan baru yang diterima industri dan serapan tenaga kerja meningkat, sedangkan penjualan ekspor masih menurun. Dari Jepang, belanja rumah tangga masyarakat tumbuh 1,0% yoy (vs 1,2% konsensus) di bulan Agustus, menyusul kenaikan 0,8% yoy di bulan sebelumnya. Peningkatan ini menjadi kenaikan tahunan dalam 9 bulan berturut-turut. Kenaikan konsumsi rumah tangga terjadi pada produk furniture, perlengkapan rumah tangga, pakaian, dan alas kaki.

Sementara itu, bursa AS kembali terkoreksi di perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (-1,19%) dan S&P 500 (-1,56%) masing-masing bergerak kelevel 26.164,04 dan 2.893,06. Tekanan pasar datang setelah pemerintah AS memasukkan tambahan 28 perusahaan China dalam daftar hitam (Entity List), yang membatasi mereka berbisnis dengan perusahaan AS. Pemerintah AS beralasan hal tersebut terkait dugaan pelanggaran HAM atas minoritas muslim di China, yang membuat eskalasi hubungan dagang kedua negara makin meningkat.

Dari sisi ekonomi AS, indikator NFIB Small Business Optimism Index bulan September 2019 turun ke level 101,8 dari level Agustus 103,1. Optimisme pebisnis usaha kecil dan menengah tergerus, seiring ketidakpastian perkembangan perang dagang. Mayoritas pebisnis menyatakan akan menunda komitmen belanja dan investasi hingga risiko ketidakpastian mereda.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka melemah. Harga minyak Brent (WTI) turun ke level USD 58,05 (USD 52,41) perbarel, dan harga emas menguat ke level USD 1.511,60/troy ounce.