Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Trading Ideas
Preview IHSG 11 September 2019
September 11, 2019 08:24

Bursa Asia berakhir variatif, dengan IHSG menguat 0,17 persen ke level 6.336,67 pada perdagangan kemarin. Publikasi ekonomi terbaru yang masuk ke pasar datang dari China. Laju inflasi China mencapai 0,7% mom di bulan Agustus, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,4% mom, terutama didorong naiknya harga kelompok makanan. Secara tahunan, tekanan inflasi stabil pada level 2,8% yoy, seperti bulan sebelumnya. Sedangkan pada level produsen, tingkat harga menurun 0,8% yoy, lebih besar dari penurunan bulan sebelumnya sebesar -0,3% yoy.

Sementara itu, bursa AS menanjak diperdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,28%) dan S&P 500 (+0,03%) masing-masing bergerak kelevel 26.909,43 dan 2.979,39. Melemahnya saham-saham teknologi membuat kenaikan indeks tertahan dan hanya sedikit meningkat.

Dari sisi ekonomi AS, indikator NFIB Small Business Optimism Index menurun 1,6 poin menjadi 103,1 di bulan Agustus. Tergerusnya optimisme pebisnis UKM terjadi seiring turunnya ekspektasi kondisi bisnis yang lebih baik dan naiknya volume penjualan dalam beberapa bulan mendatang. Ketidakpastian yang meningkat, cenderung membuat mereka menunda belanja modal. Di sektor tenaga kerja, data jumlah pembukaan lowongan kerja turun menjadi 7,217 juta posisi pada Juli 2019. Penurunan terjadi pada sektor perdagangan besar, dan pemerintah pusat.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menghijau. Harga minyak Brent (WTI) menguat ke level USD 62,87 (USD 57,91) perbarel, dan harga emas turun ke level USD 1.496,20/troy ounce.