Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 15 Maret 2019
March 15, 2019 10:06

Highlights:

Danareksa government bonds yield index was down 3.00bps from 7.781% to 7.751%

A meeting between President Donald Trump and President Xi Jinping to sign an agreement to end their trade war won’t occur this month and is more likely to happen in April at the earliest. Despite claims of progress in talks by both sides, a hoped-for summit at Trump’s Mar-a-Lago resort will now take place at the end of April if it happens at all. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR27.34 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was higher than the previous day transaction of IDR20.23 trillion and it was higher than its YTD average of IDR18.16 trillion.

Corporate bonds volume was IDR27.34 billion, mostly short term (< 5 years). It was higher than the previous day transaction of IDR20.23 billion but it was lower than its YTD average of IDR1044.25 billion.

IDR weakened 0.09% against USD from 14,265 to 14,278 whilst JCI was up 0.56% from 6,378 to 6,413.

FR0078 yield dropped by 2.70bps from 7.832% to 7.805% while RI28 yield fell by -0.4bps from 4.083% to 4.079%.

Brent dropped from 67.15 to 66.74 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price climbed up from 58.26 to 58.61 USD per barrel.

 

Highlights:

Danareksa government bonds yield index mengalami penurunan 3.00bps dari 7.781% menjadi 7.751%

Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping untuk menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang dagang mereka tidak akan terjadi bulan ini dan lebih mungkin terjadi pada bulan April paling awal. Meskipun ada klaim kemajuan dalam pembicaraan oleh kedua belah pihak, sebuah KTT yang diharapkan untuk diadakan di resor Mar-a-Lago Trump sekarang akan berlangsung pada akhir April jika itu terjadi sama sekali. (Bloomberg)

Transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp27.34 triliun, dan dinominasi oleh tenor menengah (5-15 tahun). Angka tersebut meningkat dibandingan dengan volume transaksi sebelumnya sebesar Rp20.23 triliun namun angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata YTD tahun ini sebesar Rp18.16 triliun.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp744.24 miliar yang didominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Volume transaksi tersebut meningkat dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp704.98 miliar namun lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp1044.25 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.09% terhadap US Dollar, dari 14,265 menjadi 14,278 sedangkan IHSG meningkat 0.56% dari 6,378 menjadi 6,413.

FR0078 yield menurun by 2.70bps dari 7.832% menjadi 7.805% sementara itu yield RI28 mengalami penurunan sebesar -0.4bps dari 4.083% menjadi 4.079%.

Harga brent menurun dari 67.15 menjadi 66.74 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot meningkat dari 58.26 menjadi 58.61 USD per barrel.