Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 17 Desember 2018
December 17, 2018 07:52

Koreksi melanda sebagian besar bursa Asia, tak terkecuali IHSG yang turun tipis 0,13 persen kelevel 6.169,84. Sentimen negatif datang dari rilis sejumlah data ekonomi Tiongkok yang meleset dari ekspektasi pasar. Data National Bureau of Statistics (NBS) menunjukkan bahwa investasi aset tetap Tiongkok ytd tumbuh 5,9% vs 5,8% ekspektasi vs 5,7% diperiode sebelumnya. Penjualan retail Tiongkok pada November meningkat 8,1% yoy vs 8,8% ekspektasi vs 8,6% dibulan sebelumnya.

Sementara itu, bursa AS terjungkal pada perdagangan Jumat lalu. Indeks saham Dow Jones (-2,02%) dan S&P 500 (-1,91%) masing-masing bergerak kelevel 24.100,51 dan 2.599,95. Rilis data ekonomi Tiongkok dan Eropa yang lebih rendah dari ekspektasi pasar memicu sentimen negatif akan perlambatan ekonomi global kedepan.

Dari sisi ekonomi AS, penjualan retail dibulan November tumbuh 0,2% mom (+4,2% yoy) menyusul pertumbuhan 1,1% mom (+4,8% yoy) dibulan sebelumnya. Penjualan furniture dan elektronik meningkat, sementara penjualan BBM cenderung turun. Selanjutnya, output produksi industri dibulan November tumbuh 0,6% mom, lebih baik dari bulan sebelumnya (-0,2% mom) dan ekspektasi (+0,3% mom). Produksi sektor manufaktur dan utilitas mengalami kenaikan, sedangkan sektor manufaktur relatif stagnan.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel USD 60,34 (USD 51,33) perbarel, dan harga emas melemah kelevel USD 1.241,00/troy ounce.