Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 14 Desember 2018
December 14, 2018 08:32

Bursa Asia melanjutkan kenaikan pada perdagangan kemarin, dengan IHSG berhasil naik 1,02 persen kelevel 6.177,72. Sentimen positif dipasar regional datang dari laporan bahwa Tiongkok tengah berupaya meningkatkan akses pasar Tiongkok dan investasi bagi perusahaan asing, untuk menggantikan insiatif Made in China 2025. Langkah ini diyakini dapat menurunkan tensi eskalasi perang dagang AS-Tiongkok.

Bank sentral Eropa-ECB mempertahankan bunga acuan-refinancing rate dilevel 0 persen pada 13 Desember 2018, serta mengonfirmasi berakhirnya skema pembelian obligasi senilai 2,6 triliun Euro bulan ini. Suku bunga simpanan (deposit facility) dan pinjaman (marginal lending facility) juga tetap dilevel minus 0,4% dan 0,25%. ECB juga memberikan sinyal akan tetap mempertahankan bunga dilevel yang rendah setidaknya hingga kuartal pertama 2019. Rilis lainnya ECB menunjukkan bahwa proyeksi GDP sedikit diturunkan menjadi 1,9% (2018), 1,7% (2019), 1,7% (2020), dan 1,5% (2021). Risiko yang melingkupi pertumbuhan ekonomi Eropa antara lain ketidakpastian faktor geopolitik, ancaman proteksionisme dan rentannya pasar negara berkembang serta volatilitas pasar keuangan.

Sementara itu, bursa AS bervariasi pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,29%) dan S&P 500 (-0,02%) masing-masing bergerak kelevel 24.597,38 dan 2.650,54. Perkembangan politik yang memengaruhi eskalasi perang dagang AS-Tiongkok menjadi salah satu pemicu utama pasar. Sebuah laporan menyebutkan bahwa BUMN Tiongkok telah mengimpor kedelai AS hingga 500 ribu ton, yang tercatat sebagai pembelian besar dalam 6 bulan terakhir. Disisi lain, Presiden Trump menyatakan akan mengintervensi kasus CFO Huawei-Meng Wanzhou, jika dapat memperbaiki hubungan dengan Tiongkok.

Dari sisi ekonomi AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 8 Desember 2018) turun sebesar 27 ribu aplikasi menjadi 206 ribu aplikasi. Rerata 4 mingguannya mencapai 233 ribu aplikasi, atau meningkat 2 ribu aplikasi.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka melemah. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel USD 61,45 (USD 52,75) perbarel, dan harga emas melemah kelevel USD 1.246,10/troy ounce.