Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 07 Desember 2018
December 07, 2018 08:11

Aksi jual dibursa Asia menyeret mayoritas indeks pasar ke zona merah pada perdagangan kemarin. IHSG terkoreksi 0,29 persen kelevel 6.115,49. Para pelaku pasar mencermati hasil pertemuan OPEC dan sejumlah negara produsen minyak minggu ini.

Sementara itu, bursa AS meneruskan koreksinya pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (-0,32%) dan S&P 500 (+0,15%) masing-masing bergerak kelevel 24.947,67 dan 2.695,95. Koreksi yang terjadi terbilang mengecil, pasca spekulasi di pasar bahwa The Fed mempertimbangkan untuk menunda kenaikan bunga FFR pada FOMC Desember 2018. Spekulasi pendekatan “wait and see” atas data terkini muncul menyusul notulensi pertemuan The Fed November yang menunjukkan adanya kekhawatiran dampak perang dagang dan utang perusahaan terhadap ekonomi AS. Disisi lain, pertemuan OPEC masih belum memutuskan apapun terkait pemangkasan produksi minyak global.

Dari sisi ekonomi AS, ADP National Employment Report bulan November 2018 menunjukkan tambahan serapan tenaga kerja non pertanian sebanyak 179 ribu posisi, atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 225 ribu posisi. Berdasarkan skala perusahaan, perusahaan skala sedang menyerap tambahan tenaga kerja terbesar (+119 ribu), diikuti perusahaan skala kecil (+46 ribu) dan skala besar (+13 ribu). Menurut sektoral, sektor industri menyerap tambahan sebesar 16 ribu posisi, dan sektor jasa sebanyak 163 ribu posisi. Selanjutnya data tenaga kerja lainnya menunjukkan klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 1 Desember 2018) turun sebesar 4 ribu aplikasi menjadi 231 ribu aplikasi. Rerata 4 mingguannya mencapai 228 ribu aplikasi, atau turun 4.250 aplikasi.

Disektor perdagangan luar negeri, ekspor (-0,1% mom) dan impor (+0,2% mom) AS masing-masing mencapai USD 211,05 miliar dan USD 266,5 miliar, yang membawa defisit neraca perdagangan naik menjadi USD 55,5 miliar-tertinggi dalam 10 tahun. Yang menarik adalah nilai impor AS dari Tiongkok meningkat 4,4 persen dan defisit perdagangan juga terkerek naik dari USD 40,2 miliar menjadi USD 43,1 miliar. Sedangkan ekspor AS ke Tiongkok turun 6,7 persen.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menghijau. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel USD 60,06 (USD 51,55) perbarel, dan harga emas melemah kelevel USD 1.243,50/troy ounce.