Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 10 September 2018
September 10, 2018 08:15

IHSG menguat 1,30 persen kelevel 5.851,47 ditengah penutupan bursa Asia yang bervariasi akhir pekan kemarin. Implementasi tarif impor AS atas produk Tiongkok senilai US$ 200 miliar, menjadi kekhawatiran dikalangan investor regional.

Data perdagangan Tiongkok menunjukkan bahwa nilai ekspor (+9,8% yoy) dan impor (+20% yoy) dibulan Agustus 2018 mencapai US$ 210,08 miliar dan US$ 185,56 miliar, yang membawa surplus perdagangan mencapai US$ 27,91 miliar, atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 40,05 miliar. Surplus dagang dengan AS melebar menjadi US$ 31,05 miliar dari US$ 28,09 miliar dibulan Juli 2018.

Sementara itu, bursa AS memerah pada perdagangan Jumat lalu. Indeks saham Dow Jones (-0,31%) dan S&P 500 (-0,22%) masing-masing bergerak kelevel 25.916,54 dan 2.871,68. Pernyataan presiden Trump akan tarif impor untuk produk Tiongkok menjadi sentimen negatif pasar. Jelang tenggat respon Tiongkok atas penerapan tarif impor AS tersebut, Trump menyatakan akan ada impor senilai US$ 267 miliar dari Tiongkok yang akan menyusul dikenakan bea masuk serupa. Selain itu, rilis data ketenagakerjaaan yang makin solid, membuat peluang kenaikan suku bunga FFR yang makin kuat kedepan.

Dari sisi ekonomi AS, serapan tenaga kerja non pertanian (nonfarm payroll employment) dibulan Agustus mencapai 201 ribu posisi, atau lebih baik dari serapan bulan sebelumnya sebanyak 147 ribu posisi, dan diatas ekspektasi pasar sebesar 191 ribu posisi. Kenaikan tambahan tenaga kerja datang dari sektor jasa bisnis dan profesional, kesehatan, perdagangan, transportasi, pergudangan, dan pertambangan. Rerata pendapatan perjam yang diterima tenga kerja tumbuh 0,4% mom, lebih tinggi dari bulan sebelumnya, 0,3% mom. Tingkat pengangguran AS dibulan Agustus stabil dilevel 3,9% seperti bulan sebelumnya.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 77,18 (US$ 68,09) perbarel, dan harga emas menguat kelevel US$ 1.200,60/troy ounce.