Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 03 September 2018
September 03, 2018 07:47

Menyusul koreksi dibursa saham AS sebelumnya, mayoritas bursa Asia berakhir memerah diperdagangan akhir pekan kemarin. IHSG sendiri tercatat turun tipis 0,01 persen kelevel 6.018,46. Kekhawatiran akan eskalasi perang dagang AS-Tiongkok, dan berlanjutnya penguatan US Dolar menjadi sentimen negatif yang menekan pasar.

Publikasi ekonomi terkini datang dari Tiongkok. Indikator manufaktur Tiongkok terbitan pemerintah-NBS Manufacturing PMI dibulan Agustus 2018 naik kelevel 51,3 dari level 51,2 dibulan sebelumnya. Ekspansi aktivitas manufaktur Tiongkok relatif terjaga, seiring tumbuhnya order baru, output produksi, dan serapan tenaga kerja. PMI Agustus 2018 tercatat lebih baik dari konsensus pasar dilevel 51,0.

Sementara itu, bursa AS ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat lalu. Indeks saham Dow Jones (-0,09%) dan S&P 500 (+0,01%) masing-masing bergerak kelevel 25.964,82 dan 2.901,52. Para investor masih mencermati perkembangan negosiasi AS-Kanada yang hingga akhir pekan kemarin belum mencapai titik kesepakatan. Rencananya pembicaraan dagang kedua negara akan dilanjutkan minggu ini dan ditargetkan mencapai kesepakatan dalam 90 hari.

Dari sisi ekonomi AS, indeks kepercayaan konsumen (IKK) terbitan University of Michigan dibulan Agustus turun kelevel 96,2 dari level 97,9 dibulan sebelumnya, meski tercatat lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 95,5. Optimisme konsumen AS terhadap kondisi ekonomi saat ini dan prospeknya mengalami penurunan.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 77,67 (US$ 69,85) perbarel, dan harga emas turun kelevel US$ 1.204,10/troy ounce.