Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 15 Agustus 2018
August 15, 2018 10:00

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index rose 5.78bps from 7.295% to 7.353%

Major Turkish companies, financial institutions and the government have at least $16 billion in bonds denominated in foreign currency that are due by the end of next year, data compiled by Bloomberg shows. The amount due by the end of next year is mostly composed of debt issued by Turkish financial institutions, and includes conventional bonds and Islamic sukuk bonds valued at a minimum of $100 million at the time of issuance. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR18.48 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was higher than the previous day transaction of IDR15.64 trillion and it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR737.67 billion, mostly short term (< 5 years). It was higher than the previous day transaction of IDR563.49 billion but it was lower than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR strengthened 0.16% against USD from 14,608 to 14,584 whilst JCI fell -1.56% from 5,861 to 5,770.

FR0064 yield was up by 9.50bps from 7.887% to 7.982% while RI28 yield dropped by -2.9bps from 4.420% to 4.391%.

Brent decreased from 71.92 to 71.37 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price dropped from 67.20 to 67.04 USD per barrel.

 

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index meningkat 5.78bps dari 7.295% menjadi 7.353%

Perusahaan besar Turki, lembaga keuangan dan pemerintah memiliki setidaknya $16 miliar dalam obligasi dalam mata uang asing yang jatuh tempo pada akhir tahun depan, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Jumlah yang jatuh tempo pada akhir tahun depan sebagian besar terdiri dari utang yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan Turki, dan termasuk obligasi konvensional dan obligasi sukuk Islam senilai minimal $ 100 juta pada saat penerbitan. (Bloomberg)

Gregor Carle, kepala strategi produk pendapatan tetap Asia-Pasifik di BlackRock Inc. di Singapura. (Bloomberg)

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp737.67 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut meningkat dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp563.49 miliar namun lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah menguat 0.16% terhadap US Dollar, dari 14,608 menjadi 14,584 sedangkan IHSG mengalami penurunan -1.56% dari 5,861 menjadi 5,770.

FR0064 yield meningkat by 9.50bps dari 7.887% menjadi 7.982% sementara itu yield RI0126 menurun sebesar -2.9bps dari 4.420% menjadi 4.391%.

Harga brent turun dari 71.92 menjadi 71.37 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot menurun dari 67.20 menjadi 67.04 USD per barrel.