Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 6 Juni 2018
June 06, 2018 09:58

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index climbed up 3.75bps from 6.700% to 6.737%

Treasuries extended losses in grind lower over U.S. afternoon to leave yields higher by around 3bp across the curve; positive risk sentiment saw U.S. stocks climb to their highest levels since mid-March, while eurodollars were sharply lower for fourth consecutive session as Fed hike premium gets further priced into front end. UST 10-year yields ended around 2.93% after tracking bund yields higher into European close. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR23.12 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was higher than the previous day transaction of IDR16.16 trillion and it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR1736.37 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR2495.73 billion but it was higher than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR weakened 0.01% against USD from 13,878 to 13,880 whilst JCI was up 1.23% from 6,015 to 6,089.

FR0064 yield increased by 10.30bps from 6.973% to 7.076% while RI28 yield was up by 1.3bps from 4.417% to 4.430%.

Brent decreased from 74.67 to 74.35 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price rose from 64.75 to 65.52 USD per barrel.

 

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index mengalami peningkatan 3.75bps dari 6.700% menjadi 6.737%

Kebijakan selanjutnya The Bank of Japan mungkin dapat meningkatkan target yield obligasi untuk menjaga yen dari pelemahan yang berlebih, berdasarkan Kuroda associate dan BOJ adviser. Sementara yen telah menguat tahun ini, Masahiro Kawai mengatakan bahwa bank sentral harus bersiap untuk kemungkinan overheating dalam perekonomian US yang akan berdampak pada pelemahan kurs Jepang. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp23.12 triliun, dan didominasi oleh medium term (5-15 years). Angka ini meningkat dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp16.16 triliun namun lebih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1736.37 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut turun dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp2495.73 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.01% terhadap US Dollar, dari 13,878 menjadi 13,880 sedangkan IHSG meningkat 1.23% dari 6,015 menjadi 6,089.

FR0064 yield naik by 10.30bps dari 6.973% menjadi 7.076% sementara itu yield RI0126 mengalami peningkatan sebesar 1.3bps dari 4.417% menjadi 4.430%.

Harga brent menurun dari 74.67 menjadi 74.35 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot mengalami peningkatan dari 64.75 menjadi 65.52 USD per barrel.