Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 5 Juni 2018
June 05, 2018 16:06

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index fell 0.73bps from 6.708% to 6.701%

Treasuries extended losses in grind lower over U.S. afternoon to leave yields higher by around 3bp across the curve; positive risk sentiment saw U.S. stocks climb to their highest levels since mid-March, while eurodollars were sharply lower for fourth consecutive session as Fed hike premium gets further priced into front end. UST 10-year yields ended around 2.93% after tracking bund yields higher into European close. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR16.16 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was lower than the previous day transaction of IDR30.48 trillion but it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR2495.73 billion, mostly short term (< 5 years). It was higher than the previous day transaction of IDR1242.44 billion and it was higher than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR strengthened 0.13% against USD from 13,896 to 13,878 whilst JCI rose 0.52% from 5,984 to 6,015.

FR0064 yield was up by 2.30bps from 6.950% to 6.973% while RI28 yield rose by 8.6bps from 4.331% to 4.417%.

Brent dropped from 77.13 to 74.67 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price dropped from 67.04 to 64.75 USD per barrel.

 

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index mengalami penurunan 0.73bps dari 6.708% menjadi 6.701%

US Treasuries memperpanjang loss pada siang hari meningggalkan yield yang lebih tinggi di sekitar 3bps pada kurva, sentiment positif terlihat pada stocks US yang mencapai level tertingginya sejak pertengahan Maret, sementara Eurodollars sangat rendah dalam empat sesi berturut-turut dikarenakan peningkatan premium Fed yang terletak pada ujung depan. Yield UST 10-tahun berakhir pada 2,93% setelah yield bund lebih tinggi pada penutupan Eropa. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp16.16 triliun, dan didominasi oleh medium term (5-15 years). Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp30.48 triliun namun lebih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp2495.73 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut meningkat dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1242.44 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah menguat 0.13% terhadap US Dollar, dari 13,896 menjadi 13,878 sedangkan IHSG mengalami peningkatan 0.52% dari 5,984 menjadi 6,015.

FR0064 yield mengalami peningkatan by 2.30bps dari 6.950% menjadi 6.973% sementara itu yield RI0126 naik sebesar 8.6bps dari 4.331% menjadi 4.417%.

Harga brent mengalami penurunan dari 77.13 menjadi 74.67 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot turun dari 67.04 menjadi 64.75 USD per barrel.