Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 04 Juni 2018
June 04, 2018 08:23

Aksi ambil untung melanda bursa domestik diperdagangan Kamis pekan lalu. IHSG melemah 0,46 persen kelevel 5.983,59, ditengah bursa Asia yang kompak menanjak. Publikasi ekonomi terbaru dari Tiongkok, menjadi sentimen positif pergerakan pasar regional. Indikator manufaktur resmi pemerintah-PMI Tiongkok bulan Mei 2018 naik kelevel 51,9 dari level April 51,4. Kenaikan ini mengindikasikan ekspansi aktivitas manufaktur Tiongkok, disokong akselerasi pertumbuhan pesanan baru, pesanan ekspor, dan output produksi pabrikan. PMI Mei 2018, tercatat diatas ekspektasi pasar yaitu 51,3.

Sementara itu, bursa AS menanjak pada perdagangan Jumat lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,90%) dan S&P 500 (+1,08%) masing-masing bergerak kelevel 24.635,21 dan 2.734,62. Bursa bergerak positif pasca publikasi data ketenagakerjaan AS yang makin solid dan ekspansi sektor manufaktur AS.

U.S. Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa serapan tenaga kerja non pertanian (nonfarm payroll employment) dibulan Mei 2018 mencapai 223 ribu posisi, lebih tinggi dari serapan bulan sebelumnya (+159 ribu posisi) dan ekspektasi pasar (+189 ribu posisi). Pertumbuhan serapan tenaga kerja banyak terjadi disejumlah industri seperti sektor retail, kesehatan, dan konstruksi. Tingkat pengangguran AS dibulan Mei menurun dari 3,9% menjadi 3,8%, atau level terendah sejak bulan April 2000. Rerata pendapatan perjam yang diterima tenaga kerja (average hourly earnings) juga tumbuh 0,3% mom, lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya (+0,1% mom).

Disektor manufaktur AS, indikator ISM Manufacturing Index bulan Mei naik dari level 57,3 menjadi 58,7. Ekspansi aktivitas manufaktur ini didorong meningkatnya pesanan baru, output produksi dan serapan tenaga kerja.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menguat. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 76,57 (US$ 65,82) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.297,40/troy ounce.