Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 30 Mei 2018
May 30, 2018 09:55

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index declined 13.73bps from 6.995% to 6.858%

Energy ministers from Saudi Arabia, the United Arab Emirates and Kuwait plan to meet on Saturday to discuss OPEC matters, about a week after the Saudis and Russia announced a new policy to revive oil production. Saudi Energy Minister Khalid Al-Falih will meet with Kuwait’s Bakheet Al-Rashidi and the U.A.E.’s Suhail Al Mazrouei -- also the holder of OPEC’s rotating presidency -- in Kuwait City. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR14.61 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was lower than the previous day transaction of IDR14.67 trillion but it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR1835.87 billion, mostly short term (< 5 years). It was higher than the previous day transaction of IDR1409.48 billion and it was higher than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR strengthened 0.92% against USD from 14,125 to 13,995 whilst JCI climbed up 1.55% from 5,976 to 6,068.

FR0064 yield fell by 21.40bps from 7.319% to 7.105% while RI28 yield stabled by 0.0bps from 4.407% to 4.407%.

Brent fell from 75.85 to 74.69 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price stabled from 67.91 to 67.91 USD per barrel.

 

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index turun 13.73bps dari 6.995% menjadi 6.858%

Menteri Energi dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait berencana bertemu Sabtu untuk membahas masalah OPEC, sekitar seminggu setelah Saudi dan Rusia mengumumkan kebijakan baru untuk menghidupkan kembali produksi minyak. Menteri Energi Saudi Khalid Al-Falih akan bertemu dengan Kuwait Bakheet Al-Rashidi dan UEA Suhail Al Mazrouei - juga pemegang kepresidenan bergilir OPEC - di Kuwait City. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp14.61 triliun, dan didominasi oleh medium term (5-15 years). Angka ini menurun dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp14.67 triliun namun lebih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1835.87 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1409.48 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah menguat 0.92% terhadap US Dollar, dari 14,125 menjadi 13,995 sedangkan IHSG mengalami peningkatan 1.55% dari 5,976 menjadi 6,068.

FR0064 yield mengalami penurunan by 21.40bps dari 7.319% menjadi 7.105% sementara itu yield RI0126 stabil sebesar 0.0bps dari 4.407% menjadi 4.407%.

Harga brent turun dari 75.85 menjadi 74.69 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot stabil dari 67.91 menjadi 67.91 USD per barrel.