Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 17 Mei 2018
May 17, 2018 09:17

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index was up 8.55bps from 6.731% to 6.817%

China's holding of Treasuries rose in March after gaining in the previous month, according to the U.S. Treasury Department. The holdings rose $11.05 billion to $1.19 trillion and total 7.9 percent of U.S. government debt. Foreign holding of Treasuries fell to 42.12 percent from 43.5 percent in the same month last year. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR19.86 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was higher than the previous day transaction of IDR11.53 trillion and it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR968.53 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR1181.73 billion but it was higher than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR weakened 0.43% against USD from 14,037 to 14,097 whilst JCI climbed up 0.06% from 5,838 to 5,841.

FR0064 yield rose by 10.80bps from 7.052% to 7.160% while RI28 yield advanced by 9.3bps from 4.454% to 4.547%.

Brent was up from 77.61 to 78.51 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price climbed up from 71.31 to 71.49 USD per barrel.

 

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index meningkat 8.55bps dari 6.731% menjadi 6.817%

Kepemilikan US Treasuries China naik pada Maret setelah naik di bulan sebelumnya, menurut Departemen Keuangan AS. Kepemilikan meningkat $11,05 miliar menjadi $1,19 triliun dan total 7,9 persen utang pemerintah AS. Kepemilikan luar negeri US Treasuries jatuh ke 42,12 persen dari 43,5 persen di bulan yang sama tahun lalu. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp19.86 triliun, dan didominasi oleh medium term (5-15 years). Angka ini naik dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp11.53 triliun namun lebih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp968.53 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut turun dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1181.73 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.43% terhadap US Dollar, dari 14,037 menjadi 14,097 sedangkan IHSG mengalami peningkatan 0.06% dari 5,838 menjadi 5,841.

FR0064 yield mengalami peningkatan by 10.80bps dari 7.052% menjadi 7.160% sementara itu yield RI0126 naik sebesar 9.3bps dari 4.454% menjadi 4.547%.

Harga brent naik dari 77.61 menjadi 78.51 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot naik dari 71.31 menjadi 71.49 USD per barrel.