Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 16 Mei 2018
May 16, 2018 10:32

Highlights:

Danareksa government bonds yield index dropped 0.27bps from 6.730% to 6.727%

China's holding of Treasuries rose in March after gaining in the previous month, according to the U.S. Treasury Department. The holdings rose $11.05 billion to $1.19 trillion and total 7.9 percent of U.S. government debt. Foreign holding of Treasuries fell to 42.12 percent from 43.5 percent in the same month last year. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR11.53 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was lower than the previous day transaction of IDR18.70 trillion and it was lower than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR1181.73 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR2105.96 billion but it was higher than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR weakened 0.46% against USD from 13,973 to 14,037 whilst JCI declined -1.83% from 5,947 to 5,838.

FR0064 yield was up by 0.80bps from 7.044% to 7.052% while RI28 yield increased by 3.2bps from 4.422% to 4.454%.

Brent declined from 77.77 to 77.61 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price rose from 70.96 to 71.31 USD per barrel.

Highlights:

Danareksa government bonds yield index menurun 0.27bps dari 6.730% menjadi 6.727%

Kepemilikan US Treasuries China naik pada Maret setelah naik di bulan sebelumnya, menurut Departemen Keuangan AS. Kepemilikan meningkat $11,05 miliar menjadi $1,19 triliun dan total 7,9 persen utang pemerintah AS. Kepemilikan luar negeri US Treasuries jatuh ke 42,12 persen dari 43,5 persen di bulan yang sama tahun lalu. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp11.53 triliun, dan didominasi oleh medium term (5-15 years). Angka ini turun dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp18.70 triliun namun lebih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1181.73 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp2105.96 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.46% terhadap US Dollar, dari 13,973 menjadi 14,037 sedangkan IHSG turun -1.83% dari 5,947 menjadi 5,838.

FR0064 yield mengalami peningkatan by 0.80bps dari 7.044% menjadi 7.052% sementara itu yield RI0126 naik sebesar 3.2bps dari 4.422% menjadi 4.454%.

Harga brent menurun dari 77.77 menjadi 77.61 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot naik dari 70.96 menjadi 71.31 USD per barrel.