Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 11 Mei 2018
May 11, 2018 08:34

Rencana Trump menarik diri AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran membawa bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan Rabu lalu. IHSG sendiri berhasil menguat tajam 2,31 persen kelevel 5.907,94. Realisasi ancaman Presiden Trump yang membawa pengenaan kembali sanksi atas Iran, mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Sementara itu, bursa AS ditutup menguat pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,80%) dan S&P 500 (+0,94%) masing-masing bergerak kelevel 24.739,53 dan 2.723,07. Pergerakan pasar AS dipengaruhi rilis inflasi bulan April yang berakselerasi, dan klaim tunjangan pengangguran yang bertahan dilevel cukup rendah.

Dari sisi ekonomi AS, inflasi dibulan April mencapai 0,2% mom (+2,5% yoy), menyusul deflasi bulanan 0,1% mom (+2,4% yoy). Inflasi tahunan ini tercatat menjadi yang tertinggi sejak Februari 2017, didorong naiknya harga produk BBM, dan perumahan. Selanjutnya, klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 5 Mei 2018) mencapai 211 ribu aplikasi, atau sama dengan klaim minggu sebelumnya.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menghijau. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 77,53 (US$ 71,52) perbarel, dan harga emas turun kelevel US$ 1.321,30/troy ounce.