Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 7 Mei 2018
May 07, 2018 15:45


Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index fell 0.77bps from 6.530% to 6.522%

France’s credit outlook was changed to positive from stable by Moody’s Investors Service Inc., which cited the government’s economic reform plans and its focus on fiscal consolidation. Moody’s also affirmed the nation’s Aa2 long-term issuer rating, its third-highest score, the firm said in a statement Friday. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR18.69 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was higher than the previous day transaction of IDR13.26 trillion and it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR874.95 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR1153.30 billion but it was higher than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR weakened 0.04% against USD from 13,939 to 13,945 whilst JCI dropped -1.13% from 5,859 to 5,792.

FR0064 yield advanced by 0.50bps from 6.980% to 6.985% while RI28 yield advanced by 7.7bps from 4.395% to 4.472%.

Brent climbed up from 73.62 to 74.90 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price increased from 68.43 to 69.72 USD per barrel.

 

Highlights:

 

Danareksa government bonds yield index turun 0.77bps dari 6.530% menjadi 6.522%

Outlook kredit Prancis berubah menjadi positif dari stabil oleh Moody's Investors Service Inc., yang mengutip rencana reformasi ekonomi pemerintah dan fokusnya pada konsolidasi fiskal. Moody juga menegaskan peringkat Aa2 jangka panjang emiten, skor tertinggi ketiga, perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp18.69 triliun, dan didominasi oleh medium term (5-15 years). Angka ini meningkat dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp13.26 triliun namun lebih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp874.95 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1153.30 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.04% terhadap US Dollar, dari 13,939 menjadi 13,945 sedangkan IHSG mengalami penurunan -1.13% dari 5,859 menjadi 5,792.

FR0064 yield mengalami peningkatan by 0.50bps dari 6.980% menjadi 6.985% sementara itu yield RI0126 mengalami peningkatan sebesar 7.7bps dari 4.395% menjadi 4.472%.

Harga brent meningkat dari 73.62 menjadi 74.90 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot meningkat dari 68.43 menjadi 69.72 USD per barrel.