Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 05 April 2018
April 05, 2018 08:00

Mayoritas bursa Asia memerah diperdagangan kemarin. Pergerakan IHSG yang sempat naik, akhirnya ditutup turun 1,15 persen kelevel 6.157,10. Respon Tiongkok yang akan melawan kebijakan tarif impor AS, menekan laju pergerakan bursa regional. Tercatat dalam waktu kurang dari 24 jam pasca pengumuman daftar target tarif impor 1.300 produk Tiongkok oleh AS, pemerintah Tiongkok mengumumkan rencana pengenaan tarif atas 106 produk impor dari AS seperti kedelai, jagung, pesawat terbang, mobil dan whisky. Desain tarif ini ditujukan pada impor dari AS senilai US$ 50 miliar setahun, meski tanpa kejelasan waktu efektif pelaksanaannya.

Sementara itu, bursa AS menguat pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,96%) dan S&P 500 (+1,16%) masing-masing bergerak kelevel 24.264,30 dan 2.644,69. Pembalikan pergerakan bursa AS dipicu komentar penasihat ekonomi Trump, yang menyatakan bahwa AS tetap membuka negosiasi perdagangan dengan Tiongkok

Dari sisi ekonomi AS, ADP National Employment Report menunjukkan stabilnya serapan tenaga kerja AS sektor swasta non pertanian. Pada bulan Maret 2018, terdapat tambahan serapan tenaga kerja sebanyak 241 ribu posisi, sedikit dibawah bulan sebelumnya sebesar 246 ribu posisi. Dari ukuran perusahaan, bisnis skala menengah menyerap 127 ribu posisi, diikuti usaha skala besar (+67 ribu) dan skala kecil (+47 ribu). Sektor jasa menyerap tenaga kerja hingga 176 ribu posisi, diikuti sektor industri sebesar 65 ribu posisi.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 68,33 (US$ 63,65) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.335,40/troy ounce.