Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 09 Februari 2018
February 09, 2018 07:54

IHSG menguat 0,15 persen kelevel 6.544,63, bersama bursa Asia yang bervariasi diperdagangan kemarin. Publikasi ekonomi terbaru datang dari Tiongkok. Nilai ekspor (+11,1% yoy) dan impor (+36,9% yoy) naik dibulan Januari 2018, masing-masing menjadi US$ 200,5 miliar dan US$ 180,2 miliar, atau melebihi ekspektasi pasar. Kenaikan ini membawa surplus perdagangan luar negeri menyusut menjadi US$ 20,3 miliar dari bulan sebelumnya sebesar US$ 54,7 miliar.

Sementara itu, bursa saham AS bergerak volatile dan kembali terjun bebas diperdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (-4,15%) dan S&P 500 (-3,75%) masing-masing bergerak kelevel 23.860,46 dan 2.581. Yields benchmark Treasury 10 tahun bahkan sempat naik menembus 2,88 persen, sebelum turun kelevel 2,87. Koreksi terjadi ditengah publikasi laporan keuangan emiten dan data ketenagakerjaan yang cukup memuaskan.

Dari sisi ekonomi AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 3 Februari 2018) turun sebanyak 9 ribu aplikasi menjadi 221 ribu aplikasi dari minggu sebelumnya. Rerata 4 mingguannya mencapai 224.500 aplikasi atau lebih rendah sebesar 10 ribu aplikasi, yang merupakan level rerata terendah sejak Maret 1973. Kondisi ini mencerminkan serapan tenaga kerja AS yang cukup tinggi dan pasar tenaga kerja yang makin solid.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka melemah. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 64,81 (US$ 60,49) perbarel, dan harga emas menguat kelevel US$ 1.323,90/troy ounce.