Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch
Daily Watch 10 Januari 2018
January 10, 2018 09:22

Highlights:

Danareksa government bonds yield index climbed up 1.38bps from 5.994% to 6.008%

The 10-year U.S. Treasury yield climbed to the highest level in more than 9 months. The benchmark U.S. yield rose 7bps to top 2.55% for the first time since March, and the Treasury curve steepened the most in over a year, as a looming glut of bond supply from the U.S., the U.K., Japan and Germany coincided with a surprise cut in purchases of long-dated Japanese government bonds by the Bank of Japan. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR30.34 trillion, and it was dominated by short term (< 5 years). It was higher than the previous day transaction of IDR29.99 trillion and it was higher than its YTD average of IDR12.43 trillion.

Corporate bonds volume was IDR546.55 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR706.82 billion and it was lower than its YTD average of IDR742.90 billion.

IDR weakened 0.07% against USD from 13,429 to 13,438 whilst JCI declined -0.19% from 6,385 to 6,373.

FR0064 yield advanced by 3.90bps from 6.030% to 6.069% while RI0126 yield climbed up by 0.2bps from 3.469% to 3.471%.

Brent climbed up from 68.21 to 69.45 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price advanced from 61.73 to 62.96 USD per barrel.

Highlights:

Danareksa government bonds yield index meningkat 1.38bps dari 5.994% menjadi 6.008%

Yield US Treasury-10 tahun naik ke level tertinggi dalam lebih dari 9 bulan. Yield benchmark AS naik 7bps menjadi top 2,55% untuk pertama kalinya sejak Maret, dan kurva Treasury paling curam dalam setahun, karena pasokan obligasi yang tinggi dari AS, Inggris, Jepang dan Jerman bertepatan dengan pemotongan yang mengejutkan pada pembelian obligasi pemerintah Jepang yang bertenor panjang oleh Bank of Japan. (Bloomberg)

Volume transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp30.34 triliun, dan didominasi oleh short term (< 5 years). Angka ini naik dibandingkan dengan volume transaksi di hari sebelumnya sebesar Rp29.99 triliun namun lebih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata selama tahun ini sebesar Rp12.43 trillion.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp546.55 miliar yang didominasi oleh short term (< 5 years). Volume transaksi tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp706.82 miliar namun lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp742.90 miliar.

Nilai tukar Rupiah melemah 0.07% terhadap US Dollar, dari 13,429 menjadi 13,438 sedangkan IHSG turun -0.19% dari 6,385 menjadi 6,373.

FR0064 yield mengalami peningkatan by 3.90bps dari 6.030% menjadi 6.069% sementara itu yield RI0126 mengalami peningkatan sebesar 0.2bps dari 3.469% menjadi 3.471%.

Harga brent meningkat dari 68.21 menjadi 69.45 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot naik dari 61.73 menjadi 62.96 USD per barrel.