Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 03 Oktober 2017
October 03, 2017 07:52

Bursa Asia mengawali pekan ini dengan positif. IHSG menguat 0,22 persen kelevel 5.914,03. Rilis ekonomi dari Jepang yang melebihi ekspektasi pelaku pasar, menjadi salah satu sentimen positif bursa regional.

Indikator Nikkei Japan Final Manufacturing PMI bulan September 2017, naik dari level 52,2 kelevel 52,9. Ekspansi aktivitas manufaktur Jepang didorong akselerasi pertumbuhan output, pesanan baru, dan order ekspor baru yang diterima pabrikan. Disisi lain, indikator Tankan Manufacturing Index Q3 2017 terbitan Bank of Japan untuk perusahaan besar, naik dari level 17 kelevel 22, yang mengindikasikan optimisme dan kepercayaan pebisnis Jepang yang semakin membaik dibandingkan kuartal sebelumnya.

Dari domestik, BPS mengumumkan laju inflasi September 2017. Harga barang dan jasa ditingkat konsumen naik 0,13 persen mom (+3,72% yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumya (-0,07% mom,+3,82% yoy), dan diatas median konsensus ekonom (+0,08% mom). Hal ini dipicu meningkatnya tekanan harga pada sejumlah komponen, diantaranya adalah komponen pendidikan (+1,03% mom), makanan jadi (+0,34% mom), perumahan (+0,21% mom), sandang (+0,52% mom), kesehatan (+0,16% mom), transportasi (+0,02% mom). Sementara itu, harga komponen bahan makanan menurun 0,53 persen mom.

Sementara itu, bursa AS berhasil menguat pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,68%) dan S&P 500 (+0,39%) masing-masing bergerak kelevel 22.557,60 dan 2.529,12. Sejumlah publikasi ekonomi AS masuk kepasar dan memengaruhi laju indeks.

Dari sisi ekonomi AS, indikator ISM Manufacturing PMI bulan September naik dari level 58,8 kelevel 60,8, atau level tertinggi sejak Mei 2004. Ekspansi sektor manufaktur AS ini disokong meningkatnya order baru, produksi, dan serapan tenaga kerja.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 55,99 (US$ 50,48) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.274,10/troy ounce.