Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 04 September 2017
September 04, 2017 07:40

IHSG melemah 0,14 persen kelevel 5.864,06 ditengah penutupan bursa Asia yang bervariasi pada perdagangan Kamis pekan lalu. Publikasi indikator PMI Tiongkok dan perkembangan geopolitik di Semenanjung Korea mewarnai pergerakan pasar.

Indikator manufaktur PMI resmi pemerintah Tiongkok naik dari level 51,4 kelevel 51,7 dibulan Agustus 2017. Kenaikan ini menandakan ekspansi sektor manufaktur yang menguat, seiring naiknya order baru, pesanan ekspor, dan output produksi. PMI resmi pemerintah ini berada diatas konsensus pasar sebesar 51,3.

Sementara itu, bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Jumat lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,18%) dan S&P 500 (+0,20%) masing-masing bergerak kelevel 21.987,56 dan 2.476,55. Kenaikan terjadi ditengah perkembangan positif sektor manufaktur AS, dan kondisi pasar tenaga kerja yang sedikit dibawah ekspektasi pasar.

Dari sisi ekonomi AS, indikator manufaktur ISM Manufacturing Index bulan Agustus naik dari level 56,3 kelevel 58,8, atau level tertinggi sejak April 2011. Ekspansi aktivitas manufaktur AS didorong tumbuhnya produksi dan serapan tenaga kerja.

Publikasi ketenagakerjaan bulan Agustus 2017 yang dirilis oleh U.S. Bureau of Labor Statistics diantaranya adalah data serapan tenaga kerja non pertanian, rerata pendapatan perjam, dan tingkat pengangguran. Serapan tenaga kerja non pertanian AS (non-farm payroll employment) bulan Agustus mencapai 156 ribu posisi, lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 189 ribu posisi. Rerata pendapatan perjam (average hourly earnings) yang diterima tenaga kerja naik 0,1 persen mom, melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,3 persen. Tingkat pengangguran AS mencapai 4,4 persen, sedikit naik dari bulan sebelumnya sebesar 4,3 persen.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka melemah. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 52,39 (US$ 47,27) perbarel, dan harga emas menguat kelevel US$ 1.341,30/troy ounce.