Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 08 Agustus 2017
August 08, 2017 08:17

Ditengah meriahnya bursa Asia, IHSG justru bergerak lesu pasca rilis GDP domestik kuartal kedua tahun ini. Laporan BPS menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia Q2 2017 berekspansi 5,01 persen yoy, relatif flat dibandingkan kinerja Q1 2017 (+5,01% yoy), dan cenderung melambat dibandingkan Q2 2016 (+5,18% yoy). Dibandingkan kinerja kuartal pertama 2017, konsumsi rumah tangga tumbuh stabil (+4,95% yoy), dan investasi berakselerasi (+5,35% yoy). Ekspor dan impor tumbuh masing-masing melambat sebesar 3,36 persen yoy dan 0,55 persen yoy, sementara belanja pemerintah berkontraksi 1,93 persen yoy.

Bursa AS memulai pekan ini kembali dengan kenaikan. Indeks saham Dow Jones (+0,12%) dan S&P 500 (+0,16%) masing-masing bergerak kelevel 22.118,42 dan 2.480,91. Sentimen positif data ketenagakerjaan AS masih mendorong indeks saham kelevel yang lebih tinggi.

Dari sisi ekonomi AS, penyaluran kredit konsumsi naik sebesar US$ 12,4 miliar (+3,9% yoy), menjadi US$ 3,86 triliun dibulan Juni, melambat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar US$ 18,3 miliar.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 52,22 (US$ 49,29) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.263,70/troy ounce.