Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Market Data
Preview IHSG 02 Agustus 2017
August 02, 2017 08:09

Berbeda dengan bursa Asia yang menghijau, IHSG ditutup melemah 0,61 persen kelevel 5.805,21 pada perdagangan kemarin. Dari domestik, BPS mengumumkan laju inflasi Indonesia dibulan Juli 2017. Tingkat inflasi dibulan Juli mencapai 0,22 persen mom (+3,88% yoy), melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,69 persen mom (+4,37% yoy). Pasca Ramadhan dan Idul Fitri, harga sejumlah kelompok barang dan jasa mencatat perlambatan, diantaranya adalah bahan pangan (+0,21% mom), perumahan (+0,06% mom), sandang (+0,06% mom), kesehatan (+0,15% mom). Sementara harga kelompok transportasi menurun 0,08 persen mom. Tingkat harga kelompok makanan jadi dan pendidikan masing-masing meningkat 0,57 persen dan 0,62 persen.

Sementara itu, bursa AS ditutup menguat pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,33%) dan S&P 500 (+0,24%) masing-masing bergerak kelevel 21.963,92 dan 2.476,35. Kenaikan pasar didorong kinerja keuangan emiten yang sesuai dengan ekspektasi para investor.

Dari sisi ekonomi AS, indikator manufaktur PMI naik dari level 52,0 menjadi 53,3 dibulan Juli, atau tertinggi dalam 4 bulan terakhir. Ekspansi sektor manufaktur AS relatif terjaga (level PMI diatas 50), seiring naiknya pesanan baru yang diterima pabrikan dan output produksi perusahaan. Disisi konsumen, pertumbuhan bulanan pendapatan dan belanja personal justru melambat. Pendapatan dan belanja personal masing-masing tumbuh 0 persen dan 0,1 persen mom dibulan Juni, setelah dibulan sebelumnya naik 0,3 persen dan 0,2 persen mom.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menguat. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 51,55 (US$ 48,91) perbarel, dan harga emas terkoreksi kelevel US$ 1.273,30/troy ounce.