Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Melaba Rp2,1 Triliun pada 2020, Bank OCBC NISP Tidak Bagi Dividen
April 08, 2021

StockWatch (Jakarta) - Kendati melaba Rp2,1 triliun pada tahun buku 2020, pemegang saham PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) sepakat tidak membagikan dividen. Demikian salah satu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) NISP, di Jakarta, Selasa (6/4). Menurut Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur NISP, laba NISP pada 2020 dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat posisi permodalan. “Tidak dibagikan sebagai dividen dengan pertimbangan, antara lain, untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan memungkinkan Perseroan menangkap peluang bisnis, serta menjaga rasio permodalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Parwati, dalam keterangan tertulis di Jakarta. Rabu (7/4). Laba NISP pada 2020 turun 27,58% dibandingkan Rp2,9 triliun pada 2019. Akan tetapi, laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) aktiva produktif NISP masih naik 14% menjadi Rp5,2 triliun pada 2020, dari Rp4,58 triliun pada 2019. Kredit NISP pada 2020 mencapai Rp114,9 triliun, turun 3,44% ketimbang Rp119 triliun pada 2019. Penurunan kredit terjadi di tengah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 26% menjadi menjadi Rp159 triliun. Itu sebabnya Rasio Kredit terhadap DPK NISP mencapai 72% pada 2020. Rasio Kecukupan Modal NISP tercatat 22%, di atas level minimum yang dipersyaratkan regulator. RUPST NISP juga menyetujui perubahan pengurus Perseroan. Pemegang saham menunjuk Helen Wong sebagai Komisaris menggantikan Samuel Nag Tsien yang telah berakhir masa jabatannya. Helen Wong efektif menjabat setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai dengan penutupan RUPST 2024. Selain itu, RUPST mengangkat kembali Martin Widjaja sebagai Direktur untuk masa jabatan sejak ditutupnya RUPST 2021 sampai dengan penutupan RUPST 2024. (daiz)