Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Laba Astra Internasional Turun 26% pada 2020
February 26, 2021

StockWatch (Jakarta) - Laba PT Astra Internasional Tbk (ASII) sebesar Rp16,16 triliun (Rp399 per saham) pada 2020, turun 26% jika dibandingkan Rp21,71 triliun (Rp536 per saham). Demikian dikemukakan oleh Djony Bunarto Tjondro, Direktur Utama ASII, dalam siaran pers, Kamis (25/2). Menurut Djony, penurunan laba seiring pendapatan bersih ASII yang turun 26%, yaitu dari Rp237,17 triliun pada 2019 menjadi Rp175,05 triliun pada 2020. “Penurunan penjualan bersih ASII seiring kemerosotan penjualan otomotif, jasa keuangan, alat berat, infrastruktur dan logistik, teknologi informasi, serta alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi,” katanya. Kontribusi laba ASII dari divisi otomotif, misalnya, turun 68% menjadi Rp2,71 triliun pada 2020, jika dibandingkan Rp8,40 triliun pada 2019. Pencapaian tersebut mencerminkan penurunan volume penjualan mobil ASII sekitar 50% menjadi 270 ribu unit pada 2020. Penjualan sepeda motor ASII juga merosot 41% menjadi 2.892.000 unit pada 2020. Laba ASII dari bisnis jasa keuangan juga turun 44% menjadi Rp3,31 triliun pada 2020, dari Rp5,86 triliun pada 2019. Demikian pula, laba ASII dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi turun 49% menjadi Rp3,43 triliun pada 2020, dari Rp6,71 triliun pada 2019. Sedangkan laba ASII dari divisi agribisnis, demikian Djony, mengalami peningkatan 295%, yaitu dari Rp168 miliar pada 2019 menjadi Rp664 miliar pada 2020. Laba ASII dari divisi ini didukung oleh kenaikan harga minyak kelapa sawit, kendati volume penjualan turun 14% menjadi 2 juta ton pada 2020. (yan)