Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Hingga Oktober 2020, Kontrak Baru PTPP Capai Rp12,57 Triliun
November 20, 2020

StockWatch (Jakarta) - Hingga Oktober 2020, PT PP Persero Tbk (PTPP) membukukan kenaikan kontrak baru sebesar Rp12,57 triliun. Pencapaian tersebut sekitar 50,28% dari target kontrak baru Perseroan sebesar Rp25 triliun pada 2020. Yuyus Juarsa, Sekretaris Perusahaan PTPP dalam pengumuman tertulis di Jakarta, Jumat (20/11) menjelaskan, proyek yang diraih PTPP hingga Oktober 2020 antara lain, RDMP JO sebesar Rp1,80 triliun, SPAM Pekanbaru Rp1,26 triliun, Bogor Heritage Apartment Rp1,17 triliun, dan Sirkuit Mandalika sebesar Rp817 miliar. Selain itu, papar Yuyus, proyek Sport Centre Banten Rp794 miliar, SGAR Alumina Rp660 miliar, RDMP Reguler Rp576 miliar, Jalan Kendari-Toronipa Rp412 miliar, Muara Bakah Pipeline & Refinery Rp290 miliar, Dual Fuel Power Plant Freeport 80 MW Rp261 miliar, Pengendali Banjir NYIA pada DAS Serang Rp243 miliar, PLBN Sei Pancang Rp205 miliar, PLBN Long Nawang Rp204 miliar. Selanjutnya, proyek pembangunan jalur kereta api Garongkong di Sulawesi Selatan senilai Rp135 miliar dan proyek flyover di Jawa Barat senilai Rp240 miliar. PTPP juga mendapatkan kontrak dari pembangunan stadion piala dunia U20 di Bali senilai Rp140 miliar, dan sisanya Rp806 miliar dari kontrak anak-anak usaha. Menurut Yuyus, proyek BUMN mendominasi perolehan kontrak baru Perseroan dengan kontribusi sebesar 44%, disusul proyek pemerintah 32% dan sasta sebesar 24%. Berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, proyek gedung sebesar 33%, minyak dan gas sebesar 21%, jalan dan jembatan sebesar 16%, irigasi sebesar 13%, power plant sebesar 9%, industri sebesar 3%, dan lain-lain sebesar 3%. Berdasarkan laporan keuangan per September 2020, pendapatan PTPP turun 37% menjadi Rp10,01 triliun dari Rp15,90 triliun pada periode sama 2019. Adapun, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tergerus hingga 94,92% jadi Rp26,36 miliar dari periode sebelumnya Rp519,23 miliar. (konrad)