Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
IHSG Diprediksi antara 5.749-5.857 Poin
August 10, 2017

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.749-5.857 poin pada perdagangan Kamis (10/8). Demikian dikemukakan oleh William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities , Jakarta, Rabu (9/8) petang. IHSG ditutup naik 13,444 poin (0,231%) menjadi 5.824,007 poin, Rabu (9/8). Kenaikan IHSG tersebut, antara lain, didukung antara lain ileg peningkatan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Untuk perdagangan Kamis ini (10/8), William merekomendasikan “beli” saham Wijaya Karya (WIKA) karena harganya berpotensi naik ke Rp2.500 dalam jangka menengah. Investor, papar William, boleh masuk ke saham emiten jasa konstruksi itu jika harganya bertahan di Rp2.000. Rabu (9/8), saham WIKA ditutup naik Rp75 jadi Rp2.070 per unit. Menurut William, saham Summarecon Agung (SMRA) juga layak dikoleksi investor. Saham emiten pengembang properti itu berpeluang menguat ke Rp1.350 dalam jangka menengah. Investor boleh masuk ke saham SMRA jika harganya turun ke Rp1.090 per saham. Pada Rabu (9/8), harga SMRA ditutup naik Rp95 menjadi Rp1.120 per saham. Emiten lain yang sahamnya direkomendasi beli oleh William adalah Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) jika harganya bertahan di atas Rp8.000. Secara teknis, jelas William, saham ICBP berpotensi naik ke level Rp8.700 per unit. Saham Jasa Marga (JSMR) direkomendasi ‘beli’ oleh William dengan target harga Rp7.500 per unit. Menurut William, investor boleh masuk membeli saham JSMR sepanjang harganya bertahan di Rp5.000 per unit. Rabu (9/8) harga ICBP ditutup tidak berubah di Rp8.350 per saham dan harga saham JSMR menguat Rp125 menjadi Rp5.600 per unit. (konrad)