Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Akhir Pekan IHSG Diperkirakan antara 5.700-5.826 Poin
June 16, 2017

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.700-5.826 poin pada perdagangan Jumat (16/6). Demikian, dikemukakan oleh William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities, Jakarta, Kamis (15/6) petang. IHSG ditutup turun 16,614 poin (0,287%) menjadi 5.776,283 poin, Kamis (15/6). Penurunan IHSG tersebut, disebabkan antara lain oleh kemerosotan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yakni HM Sampoerna Tbk (HMSP), Astra International Tbk (ASII), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Untuk perdagangan di akhir pekan ini, Jumat (16/6), William merekomendasikan “beli” saham Jasa Marga (JSMR). Dalam jangka pendek, harga JSMR berpeluang naik ke Rp5.500 hingga Rp6.600 per saham. Menurut William, investor boleh masuk membeli saham emiten operator jalan tol tersebut jika harganya bertahan di Rp5.000 per unit. Pada transaksi Kamis (15/6), harga JSMR ditutup turun Rp50 menjadi Rp5.250 per saham. Selain itu, William juga merekomendasikan “beli” saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM). Secara teknis, papar William, harga emiten operator telepon tersebut masih berpotensi naik ke kisaran Rp4.500-Rp6.000 per saham. Jika mampu bertahan di level Rp4.250 per unit, saham perusahaan telekomunikasi milik negara itu berpeluang naik ke Rp6.000. Kamis (15/6) harga TLKM ditutup tidak berubah di level Rp4.360 per saham. Saham Summarecon Agung (SMRA) dan Bank Central Asia (BBCA) juga direkomendasi “beli” oleh William. Secara teknis, harga SMRA berpotensi naik ke Rp1.400 per saham. Menurut William, investor boleh masuk ke saham SMRA sepanjang harganya bertahan di Rp1.260. Harga BBCA berpeluang naik ke Rp20.000 dalam jangka pendek. Pada transaksi Kamis, (15/6) harga SMRA ditutup turun Rp15 menjadi Rp1.285 per saham dan harga saham BBCA meningkat Rp75 ke level Rp18.050 per unit. (konrad)