Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Akhir Pekan, IHSG Diperkirakan antara 5.430-5.525 Poin
September 30, 2016

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.430-5.525 poin pada perdagangan Jumat (30/9). Demikian dikemukakan oleh Yuganur Wijanarko, analis HD Capital, Jakarta, Kamis (29/9) petang. IHSG ditutup naik 6,620 poin (0,122%) menjadi 5.431,957 poin, Kamis (29/9). Kenaikan IHSG tersebut, didukung antara lain oleh peningkatan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan Bank Mandiri Tbk (BMRI). Untuk perdagangan di akhir pekan ini, Jumat (30/9), Yuganur merekomendasikan “beli” saham Bank Mandiri (BMRI) karena berpeluang naik ke Rp12.000 per unit dalam jangka pendek. Menurut Yuganur, investor boleh masuk membeli saham emiten perbankan tersebut sepanjang harganya bertahan di atas Rp11.325 per unit. Pada transaksi, Kamis (29/9), harga saham BMRI ditutup menguat Rp125 menjadi Rp11.425 per saham. Selain itu, Yuganur juga merekomendasikan “beli” saham Adaro Energy (ADRO). Secara teknis, papar Yuganur, harga ADRO masih berpotensi naik ke Rp1.350-Rp1.400 per saham. Jika mampu bertahan di Rp1.255 maka saham emiten batubara itu berpeluang naik ke Rp1.400. Kamis (29/9) harga ADRO naik Rp80 menjadi Rp1.280 per saham. Saham Total Bangun Persada (TOTL) dan Bumi Serpong Damai (BSDE) juga direkomendasi “beli” oleh Yuganur. Secara teknis, harga TOTL berpotensi naik ke Rp850 per saham. Menurut Yuganur, investor boleh masuk ke TOTL jika harganya bertahan Rp795. Harga BSDE berpeluang naik ke Rp2.400-Rp2.600 per saham. Kamis, (29/9) harga TOTL naik Rp5 ke Rp805 dan BSDE turun Rp10 ke Rp2.210. (konrad)