Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
IHSG Diperkirakan antara 5.285-5.390 Poin
September 22, 2016

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 4.285-5.390 poin pada perdagangan, Kamis (22/9). Demikian dikemukakan oleh Rovandi, analis Trimegah Securities, Jakarta, Rabu (21/9) petang. IHSG ditutup naik 40,099 poin (0,756%) menjadi 5.342,592 poin, Rabu (21/6). Kenaikan IHSG tersebut, antara lain, didukung oleh peningkatan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Bank Central Asia (BBCA), Astra International (ASII), dan Unilever Indonesia (UNVR). Untuk perdagangan Kamis (22/9), Rovandi merekomendasikan “beli” saham Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp8.750 per unit. Investor boleh masuk membeli saham ASII jika harganya turun ke Rp8.275 per unit. Pada perdaganga Rabu (21/9), harga saham ASII ditutup naik Rp250 menjadi Rp8.550 per unit. Selain itu, Rovandi juga merekomendasikan “beli” saham Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) karena harganya berpeluang naik ke Rp10.000 per unit dalam jangka pendek. Investor boleh masuk ke saham emiten batubara itu sepanjang harganya bertahan di Rp9.475. Rabu (21/9) saham PTBA ditutup naik Rp300 ke level Rp9.775 per unit. Sementara saham Summarecon Agung (SMRA) dan Bank Pembanguna Daerah Jawa Barat dan Banten (BBJR) juga layak dikoleksi investor. Secara teknis, kata Rovandi, saham SMRA berpeluang naik ke Rp1.800 per unit dalam jangka pendek. Adapun saham BJBR ditargetkan mencapai Rp1.800 per unit oleh Rovandi. Rabu (21/9) saham SMRA ditutup naik Rp65 ke Rp1.720, dan harga BJBR naik Rp10 ke Rp1.675 per unit. (konrad)