Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
IHSG Diperkirakan antara 5.215-5.375 Poin
September 20, 2016

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.215-5.375 poin pada perdagangan saham Selasa (20/9). Demikian dikemukakan oleh Reza Nugraha, analis MNC Securities, Jakarta, Senin (19/9) petang. IHSG ditutup naik 54,072 poin (1026%) menjadi 5.321,841 poin, Senin (19/9). Kenaikan IHSG, antara lain, didukung oleh peningkatan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu HM Sampoerna Tbk (HMSP), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Astra International Tbk (ASII), dan Bank Mandiri Tbk (BMRI). Untuk perdagangan saham Selasa (20/9), Reza merekomendasikan “beli” saham Waskita Karya (WSKT) jika harganya turun ke level Rp2.675 per saham. Dalam jangka pendek, menurut Reza, saham emiten jasa konstruksi itu berpotensi naik menjadi Rp2.950 per saham. Pada perdagangan saham Senin (19/9), harga WSKT naik Rp50 menjadi Rp2.700 per saham. Saham Astra International (ASII) juga layak dikoleksi investor. Reza mengatakan, harga saham emiten otomotif terbesar Indonesia itu berpeluang menguat ke Rp8.600 per saham dalam jangka menengah. Investor boleh membeli saham ASII jika harganya bertahan di kisaran Rp8.150 per unit. Harga ASII ditutup naik Rp250 menjadi Rp8.225 per saham kemarin. Saham London Sumatra Plantation (LSIP) dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) juga direkomendasikan ‘beli’ oleh Reza. Harga LSIP berpeluang menguat antara Rp1.610-1.710 per unit dalam jangka pendek. Menurut Reza, investor boleh masuk ke saham LSIP jika harganya turun ke level Rp1.495 per unit. Adapun saham BJTM ditargetkan akan bergerak antara Rp600-630 per unit. Senin (19/9), harga LSIP ditutup naik Rp70 menjadi Rp1.570 per unit dan harga saham BJTM naik Rp5 ke Rp575 per unit. (konrad)