Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
IHSG Diperkirakan antara 5.325-5.485 Poin
September 08, 2016

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.325-5.485 poin pada perdagangan Kamis (8/9). Demikian, dikemukakan oleh Reza Nugraha, analis MNC Securities, Jakarta, Rabu (7/9) petang. IHSG ditutup naik 9,258 poin (0,172%) menjadi 5.381,354 poin, Rabu (7/9). Kenaikan IHSG tersebut, didukung antara lain oleh peningkatan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Bank Central Asia (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Mandiri (BMRI). Untuk perdagangan Kamis (8/9), Reza merekomendasikan “beli” saham Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp8.550-Rp8.650 per unit. Menurut Reza, investor boleh masuk membeli saham ASII jika harganya turun ke level Rp8.200 per unit. Pada transaksi, Rabu (7/9) harga ASII ditutup tidak berubah di posisi Rp8.300 per saham. Selain itu, Reza juga merekomendasikan ‘beli’ saham Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) karena harganya berpeluang naik ke Rp620 per unit dalam jangka menengah. Investor boleh masuk ke BJTM sepanjang harganya bertahan di atas Rp560. Rabu (7/9) saham emiten bank tersebut ditutup naik Rp10 menjadi Rp570 per unit. Sementara saham Timah (TINS) dan Bukit Sentul (BKSL) juga layak dikoleksi investor. Menurut Reza, saham harga saham BUMN pertambangan timah tersebut berpeluang menguat ke Rp850 per unit dalam jangka pendek. Adapun harga saham BKSL ditargetkan mencapai Rp115-Rp210 per unit oleh Reza. Rabu (7/9) saham TINS tidak berubah di Rp800 per unit, dan harga BKSL turun Rp1 jadi Rp102 per unit. (konrad)