Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Selasa, IHSG Diperkirakan antara 5.320-5.475 Poin
September 06, 2016

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.320-5.475 poin pada perdagangan Selasa (6/9). Demikian dikemukakan oleh Rovandi, analis Trimegah Sekuritas, Jakarta, Senin (5/9) petang. IHSG ditutup naik 3,493 poin (0,065%) menjadi 5.356,954 poin, Senin (5/9). Kenaikan IHSG tersebut, didukung antara lain oleh peningkatan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Astra International Tbk (ASII) dan Bank Mandiri Tbk (BMRI). Untuk perdagangan Selasa (6/9), Rovandi merekomendasikan “beli” saham PP Properti (PPRO) jika harganya bertahan di atas Rp780 per saham. Dalam jangka panjang, menurut Rovandi, harga saham emiten pengembang properti tersebut berpotensi naik ke Rp1.500 per unit. Pada Senin (5/9), harga IPPRO ditutup naik Rp55 menjadi Rp855 per saham. Menurut Rovandi, saham Bank Mandiri (BMRI) dan Adhi Karya (ADHI) juga layak dikoleksi investor. Harga saham emiten bank BUMN tersebut berpeluang menguat ke Rp12.200 per unit dalam jangka menengah. Investor boleh masuk ke saham BMRI jika harga turun ke Rp11.000 per saham. Adapun harga saham ADHI ditargetkan mencapai Rp3.200 per unit dalam jangka pendek. Pada, Senin (5/9), harga BMRI tidak berubah di level Rp11.175 per saham dan ADHI naik Rp20 jadi Rp2.700 per saham. Emiten lain yang sahamnya direkomendasi ‘beli’ oleh Rovandi adalah London Sumatra Indonesia (LSIP) jika harganya bertahan di atas Rp1.500. Secara teknis, saham LSIP berpotensi naik ke Rp1.750 per unit. Saham Pakuwon Jati (PWON) direkomendasi ‘beli’ dengan target harga Rp1.000 dalam jangka panjang. Menurut Rovandi, investor boleh membeli saham PWON sepanjang harganya bertahan di Rp600. Senin (5/9) harga LSIP ditutup naik Rp25 ke Rp1.580, sedangkan PWON naik Rp5 jadi Rp615 per unit. (konrad)