Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
Harga Minyak Mentah Terus Dekati US$20 per Barel
January 21, 2016

StockWatch (Jakarta) - Harga minyak mentah terus meluncur turun. Di Bursa Berjangka NYMEX (New York Mercantile Exchange), Rabu (20/1), kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Februari 2016 ditutup pada US$26,55 per barel, turun US$1,91 (6,71%) dari US$28,46 per barel sehari sebelumnya. Itu terjadi di tengah volume transaksi yang hanya 25.358 kontrak, anjlok sekitar 85% dari 151.360 kontrak, Selasa (19/1). Pada periode perdagangan 4-20 Januari 2016, harga WTI yang merupakan salah satu acuan utama harga minyak dunia, telah merosot 27,8%. Tampaknya, perkiraan sejumlah analis bahwa harga minyak mentah dunia akan turun hingga US$20 per barel sebelum kembali meningkat akan terjadi dalam beberapa hari mendatang. β€œIni strategi OPEC untuk memaksa produsen non-OPEC mengurangi produksinya,” tulis Mike Larson, analis Weiss Research, Amerika Serikat. Menurut OPEC (Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak), permintaan minyak mentah dunia sekarang ini sebesar 92,9 juta barel per hari. Sementara pasokan mencapai 95 juta barel per hari. Itu berarti ada kelebihan pasokan sekitar 2 juta barel per hari. Produksi OPEC sendiri mencapai 31,6 juta barel per hari, sementara produsen non-OPEC memasok mentah ke pasar dunia sekitar 64 juta barel per hari. Harga OPEC Basket – harga rata-rata minyak mentah produksi anggota OPEC – tercatat US$23,85 per barel, Selasa (19/1), naik US$0,27 (1,14%) dari hari sebelumnya US$23,58 per barel. Pada periode 4-19 Januari 2016, harga OPEC Basket telah merosot 24,98%. (ba)