Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
IDX News
IHSG Diperkirakan antara 5.134-5.210 Poin
January 21, 2015

StockWatch (Jakarta) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak antara 5.134-5.210 poin pada perdagangan Rabu (21/1). “Investor cenderung melakukan aksi beli seiring kebijakan pemerintah yang kembali menurunkan harga BBM,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT HD Capital Tbk (HADE), Jakarta, Senin (20/1) petang. Menurut Yuganur, kondisi ini akan menghindarkan IHSG dari penurunan ke bawah level 5.134 poin. “Jika kondisi yang kondusif ini dapat terus terjaga pada pekan ini, maka IHSG akan segera menguji titik resistensi berikutnya pada level 5.251 poin,” katanya. Yuganur mengemukakan, kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM jenis premium dari Rp7.600 menjadi Rp6.600 per liter masih menjadi katalis positif bagi investor untuk terus melakukan aksi beli di BEI. Sementara itu, kegiatan investor asing memindahkan dana mereka ke berbagai aset berdenominasi dolar AS di luar negeri mulai berkurang menyusul munculnya keraguan terhadap rencana bank sentral AS, Federal Reserve, menaikan tingkat suku bunga. Menurut Yuganur, kondisi di atas dapat terlihat pada perdagangan Selasa (20/1) dimana investor asing membukukan transaksi jual bersih sebesar Rp338,202 miliar, turun 52,08% dibandingkan pada satu hari sebelumnya sebesar Rp705,794 miliar. IHSG pada Selasa (20/1) ditutup naik 13,997 poin (0,272%) menjadi 5.166,090 poin dari 5.154,093 poin, Senin (19/1). Yuganur merekomendasikan ‘beli’ saham-saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM). Harga ASRI dan PWON masing-masing ditargetkan Rp620 dan Rp525 per saham. Pasalnya, penurunan harga kedua saham perusahaan properti tersebut sepekan ini diperkirakan hanya untuk meredakan kondisi jenuh beli. Sementara itu, harga WSKT dan BJTM masing-masing diperkirakan mencapai Rp1.550 dan Rp540 per saham. (abr)