Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Info Pasar

Preview IHSG 21 April 2017
April 21, 2017 08:04 WIB

IHSG terkoreksi ditengah pergerakan bursa Asia lain yang ditutup positif. Publikasi ekonomi terbaru datang dari Jepang. Nilai ekspor (+12,0% yoy) dan impor (+15,8% yoy) Jepang dibulan Maret mencapai 7,23 triliun yen dan 6,61 triliun yen, yang membawa surplus neraca perdagangan menyusut menjadi 614,7 miliar yen.

Dari domestik, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18 dan 20 April 2017 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) tetap sebesar 4,75 persen, dengan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,00 persen dan Lending Facility sebesar 5,50 persen. Sejumlah hal yang menjadi pertimbangan antara lain adalah prospek pemulihan ekonomi global yang membaik masih diikuti sejumlah risiko, potensi pertumbuhan ekonomi domestik Q1 2017 yang lebih rendah, serta laju inflasi domestik yang relatif stabil.

Sementara itu, indeks saham Dow Jones (+0,85%) dan S&P 500 (+0,76%) naik masing-masing kelevel 20.578,71 dan 2.355,84 diperdagangan lalu. Sentimen pemicu pergerakan pasar datang dari rilis kinerja keuangan emiten Q1 2017, dan pernyataan Treasury Secretary Steven Mnuchin mengenai rencana stimulus pajak yang akan diumumkan secepat mungkin.

Dari sisi ekonomi AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 15 April 2017) meningkat sebanyak 10 ribu aplikasi menjadi 244 ribu aplikasi. Rerata 4 mingguan masih menurun sebesar 4.250 aplikasi menjadi 243 ribu aplikasi.

Indikator ekonomi AS saat ini-CEI dan prospek ekonomi-LEI masing-masing naik kelevel 114,9 (+0,2%) dan 126,7 (+0,4%) dibulan Maret, yang mengindikasikan ekspansi ekonomi AS saat ini akan terus berlanjut, utamanya jika didorong akselerasi belanja konsumen dan investasi.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka naik. Harga minyak Brent (WTI) terkerek kelevel US$ 53,08 (US$ 50,27) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.282,90/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (397.36 Kb)


Preview IHSG 20 April 2017
April 20, 2017 07:59 WIB

Bursa Asia ditutup bervariasi, dengan IHSG menanjak 0,52 persen kelevel 5.606,52 diperdagangan Selasa lalu. Sentimen geopolitik masih menjadi tema utama penggerak pasar. Sementara itu, indeks saham Dow Jones (-0,58%) dan S&P 500 (-0,17%) turun masing-masing kelevel 20.404,49 dan 2.338,17 diperdagangan lalu.

Dari sisi ekonomi AS, pembangunan rumah baru (US housing starts) turun 6,8 persen dibulan Maret menjadi 1,215 juta unit (seasonally adjusted annualized rate), atau lebih rendah dari ekspektasi pasar yaitu menurun sebesar 3 persen. Penurunan terbesar terjadi pada rumah tinggal sebesar 6,2 persen. Indikator properti lainnya yaitu izin mendirikan bangunan (building permits) justru naik 3,6 persen menjadi 1,260 juta unit (seasonally adjusted annualized rate), diatas ekspektasi pasar yaitu meningkat 2,8 persen.

The Fed’s Beige Book melaporkan bahwa sepanjang periode Februari hingga Maret 2017, kondisi ekonomi di 12 distrik AS mengalami pertumbuhan moderat, disertai permintaan tenaga kerja masih solid dan laju inflasi yang relatif rendah. Ekspektasi kenaikan bunga FFR dibulan Juni mendatang belum meningkat signifikan, menyusul tekanan inflasi AS yang relatif rendah dan penjualan retail yang mengecewakan pasar.

Dari ekonomi Eropa, laju inflasi EU dibulan Maret mencapai 0,8 persen mom, setelah dibulan sebelumnya meningkat 0,4 persen mom. Meski secara bulanan, tingkat harga mengalami akselerasi, namun melambat secara tahunan. Inflasi Maret mencapai 1,5 persen yoy, lebih rendah dari bulan Februari sebesar 2 persen yoy. Hal ini terjadi akibat kenaikan harga energi yang melambat.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka flat. Harga minyak Brent (WTI) terkerek kelevel US$ 53,14 (US$ 50,66) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.281,40/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (399.71 Kb)


Preview IHSG 18 April 2017
April 18, 2017 08:03 WIB

Bursa Asia ditutup bervariasi, dengan IHSG melemah 0,70 persen kelevel 5.577,49 diperdagangan awal pekan ini. Sejumlah publikasi ekonomi regional memperlihatkan perkembangan yang positif.

National Bureau of Statistics melaporkan bahwa ekonomi Tiongkok tumbuh 6,9 persen (annualized) pada Q1 2017, lebih cepat dari pertumbuhan Q4 2016 sebesar 6,8 persen dan konsensus pasar sebesar 6,8 persen. Ditahun 2017 ini, pemerintah Tiongkok memprediksi ekonominya akan tumbuh 6,5 persen, melambat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,7 persen. Data lainnya menunjukkan pertumbuhan output industri (+7,6% yoy), investasi aset tetap (+9,2% ytd), dan penjualan retail (+10,9% yoy) Tiongkok dibulan Maret 2017, lebih cepat dari periode sebelumnya.

Dari domestik, nilai ekspor (+15,7% mom, +23,5% yoy) dan impor (+17,6% mom, +18,2% yoy) Indonesia melonjak dibulan Maret 2017 menjadi US$ 14,6 miliar dan US$ 13,4 miliar , sehingga membawa neraca perdagangan mencatat surplus sebesar US$ 1,2 miliar. Sepanjang periode Jan-Mar 2017, surplus neraca perdagangan tercatat sebesar US$ 3,93 miliar, lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2016 sebesar US$ 1,66 miliar.

Sementara itu, indeks saham Dow Jones (+0,90%) dan S&P 500 (+0,86%) menguat masing-masing kelevel 20.636,92 dan 2.349,01. Pasar bergerak positif ditengah sentimen geopolitik semenanjung Korea yang meninggi.

Dari sisi ekonomi AS, indikator NAHB Housing Market Index bulan Maret turun kelevel 68 dari level bulan Februari 71, yang mengindikasikan keyakinan pengembang perumahan AS sedikit tergerus. Meski demikian, permintaan rumah dan konstruksi rumah baru di AS yang masih tinggi diperkirakan mampu menjaga optimisme pengusaha tetap stabil dalam waktu mendatang.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menghijau. Harga minyak Brent (WTI) terkerek kelevel US$ 55,45 (US$ 52,71) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.283,70/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (405.19 Kb)


 ClosingSuprt1Suprt2Resis1Resis2
GGRM66,42565,65064,92567,30068,225
ROTI1,4901,4731,4571,5031,517
SMCB1,0801,0471,0181,1021,128
BWPT228221217235245
BSDE2,0702,0301,9802,1102,140
BNLI685668642718742
TOTL715697683732753
Market Summary
IDX Index    5,664.48  69.17/1.24%
Opening Index 5,600.42
Lowest Index 5,599.50
Highest Index 5,664.48
   
Total Frequency 290,218
Total Volume 10,312,777,937
Total Value 8,806,908,846,037

*Last Update 21-Apr-2017 16:19:32 WIB

Stock Code Last Price Change Change %
SILO 14,125 775 5.81 %
GGRM 64,200 625 0.98 %
ASII 9,150 575 6.71 %
EMTK 10,500 500 5.00 %
GMTD 6,000 375 6.67 %
TLKM 4,420 310 7.54 %
MKPI 26,700 275 1.04 %
TPIA 26,850 250 0.94 %
Stock Code Last Price Change Change %
ITMG 18,800 -900 -4.57 %
UNTR 26,925 -475 -1.73 %
AALI 14,500 -300 -2.03 %
MFIN 1,150 -200 -14.81 %
TCID 14,925 -175 -1.16 %
PTBA 12,450 -150 -1.19 %
ASJT 472 -128 -21.33 %
BMRI 11,400 -125 -1.08 %