Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Info Pasar

Monetary Watch 05 Juni 2018
June 06, 2018 15:01 WIB

MONETARY WATCH: Another 25bps Hike in May

In an unscheduled meeting on 30 May, BI raised its benchmark 7-Day RR rate by 25bps to 4.75 percent, with the deposits and lending facility rates also increased by 25 bps to 4.00 percent and 5.50 percent,
respectively. This comes after BI hiked the 7-Day RR rate by 25 bps at the most recent scheduled monthly meeting on 16 – 17 May, meaning that the benchmark interest rate was raised by a total of 50bps in May.

The interbank interest rate as proxied by the JIBOR O/N rate remained in its uptrend. Compared to April when the JIBOR O/N rate averaged 4.05 percent, the JIBOR O/N rate averaged 4.11 percent in May.

In next month’s governors’ meeting, BI is likely to hold the benchmark rate steady after the two hikes in consecutive meetings in May. Meanwhile, the expectation of aggressive FFR hike and Fed’s policy
of balance sheet normalization amidst expectations of brighter US economic performance may continue to create rupiah volatility. Potential higher trend of US Treasury yield due to wider budget deficit can also absorb liquidity in global market. Lastly, Trump’s protectionism and geopolitical risk may add some burden to market stability. Against this backdrop, BI will closely scrutinize economic indicators to decide whether further rate hikes are needed in the future.

Download artikel selengkapnya (265.36 Kb)


Preview IHSG 05 Juni 2018
June 05, 2018 08:33 WIB

IHSG menguat 0,52 persen kelevel 6.014,82 bersama dengan hijaunya bursa Asia yang lain. Sentimen positif domestik datang dari publikasi inflasi terkini. BPS mengumumkan laju inflasi Indonesia bulan Mei 2018 sebesar 0,21% mom (+3,23% yoy), atau sejalan dengan median konsensus pasar sebesar 0,25% mom. Mayoritas harga kelompok barang mencatat kenaikan dari bulan sebelumnya. Harga kelompok makanan dan non makanan masing-masing naik sebesar 0,25% mom, dan 0,19% mom.

Hal senada juga terjadi pada bursa AS yang menanjak pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,72%) dan S&P 500 (+0,45%) masing-masing bergerak kelevel 24.813,69 dan 2.746,87. Kenaikan harga saham kelompok retail berhasil menopang laju indeks. Dari sisi ekonomi AS, pesanan yang diterima pabrikan (factory orders) dibulan April 2018 turun 0,8% mom, menyusul pertumbuhan 1,7% mom. Penurunan ini cenderung sesuai dengan ekspektasi pasar, yaitu -0,5% mom. Pesanan baru yang lebih rendah terjadi pada produk perlengkapan transportasi, pesawat komersial dan kapal lalu.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 75,46 (US$ 65,01) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.295,70/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (400.24 Kb)


Preview IHSG 04 Juni 2018
June 04, 2018 08:23 WIB

Aksi ambil untung melanda bursa domestik diperdagangan Kamis pekan lalu. IHSG melemah 0,46 persen kelevel 5.983,59, ditengah bursa Asia yang kompak menanjak. Publikasi ekonomi terbaru dari Tiongkok, menjadi sentimen positif pergerakan pasar regional. Indikator manufaktur resmi pemerintah-PMI Tiongkok bulan Mei 2018 naik kelevel 51,9 dari level April 51,4. Kenaikan ini mengindikasikan ekspansi aktivitas manufaktur Tiongkok, disokong akselerasi pertumbuhan pesanan baru, pesanan ekspor, dan output produksi pabrikan. PMI Mei 2018, tercatat diatas ekspektasi pasar yaitu 51,3.

Sementara itu, bursa AS menanjak pada perdagangan Jumat lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,90%) dan S&P 500 (+1,08%) masing-masing bergerak kelevel 24.635,21 dan 2.734,62. Bursa bergerak positif pasca publikasi data ketenagakerjaan AS yang makin solid dan ekspansi sektor manufaktur AS.

U.S. Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa serapan tenaga kerja non pertanian (nonfarm payroll employment) dibulan Mei 2018 mencapai 223 ribu posisi, lebih tinggi dari serapan bulan sebelumnya (+159 ribu posisi) dan ekspektasi pasar (+189 ribu posisi). Pertumbuhan serapan tenaga kerja banyak terjadi disejumlah industri seperti sektor retail, kesehatan, dan konstruksi. Tingkat pengangguran AS dibulan Mei menurun dari 3,9% menjadi 3,8%, atau level terendah sejak bulan April 2000. Rerata pendapatan perjam yang diterima tenaga kerja (average hourly earnings) juga tumbuh 0,3% mom, lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya (+0,1% mom).

Disektor manufaktur AS, indikator ISM Manufacturing Index bulan Mei naik dari level 57,3 menjadi 58,7. Ekspansi aktivitas manufaktur ini didorong meningkatnya pesanan baru, output produksi dan serapan tenaga kerja.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menguat. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 76,57 (US$ 65,82) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.297,40/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (404.01 Kb)


 ClosingSuprt1Suprt2Resis1Resis2
GGRM66,42565,65064,92567,30068,225
ROTI1,4901,4731,4571,5031,517
SMCB1,0801,0471,0181,1021,128
BWPT228221217235245
BSDE2,0702,0301,9802,1102,140
BNLI685668642718742
TOTL715697683732753
Market Summary
IDX Index    5,913.23  29.19/0.50%
Opening Index 5,890.07
Lowest Index 5,868.04
Highest Index 5,913.23
   
Total Frequency 58,618
Total Volume 1,012,932,579
Total Value 951,806,882,310

*Last Update 21-Jun-2018 09:20:40 WIB

Stock Code Last Price Change Change %
GGRM 69,600 625 0.91 %
UNVR 44,900 625 1.41 %
BBCA 21,875 375 1.74 %
TKIM 17,275 275 1.62 %
CITA 1,360 270 24.77 %
ATIC 1,140 225 24.59 %
INKP 20,225 225 1.13 %
ICBP 8,800 200 2.33 %
Stock Code Last Price Change Change %
ITMG 25,150 -550 -2.14 %
MKPI 23,200 -300 -1.28 %
UNTR 33,275 -225 -0.67 %
BPFI 530 -140 -20.90 %
MLPT 715 -135 -15.88 %
BRAM 7,300 -100 -1.35 %
LPPF 8,725 -100 -1.13 %
MYOR 2,950 -100 -3.28 %