Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Info Pasar

Preview IHSG 19 Juni 2017
June 19, 2017 10:40 WIB

MARKET NEWS

Macroeconomy

  • Government announced 15th economic policy package on logistics

Sector

  • Retail: Boosted by Ramadhan

Corporate

  • Adhi Karya: Looking for IDR1.5tn of new contracts in the Meikarta project
  • Bank Tabungan Negara: net profit target raised to IDR3tn
  • Garuda Indonesia: poised to trim loses thanks to Idul Fitri traffic
  • Gudang Garam: Distributes dividends/share of Rp2,600 with a dividend payout of 75%

To see the full version of our snapshot, please click here

TECHNICAL ANALYSIS CORNER

Market Maker

  • JCI Index. 5,723. Positive. Target 5,750

Stock Shoot

 

  • Consumer. Positive

To see the full version of our technical analysis corner, please click here




Preview IHSG 16 Juni 2017
June 16, 2017 08:13 WIB

Pasca keputusan FOMC The Fed yang menaikkan suku bunga FFR, mayoritas bursa Asia termasuk IHSG terkoreksi pada perdagangan kemarin. IHSG turun 0,29 persen kelevel 5.776,28.

Dari domestik, nilai ekspor dan impor bulan Mei masing-masing mencapai US$ 14,29 miliar (+7,6% mom, +24,1% yoy) dan US$ 13,82 miliar (+15,7% mom, +24,0% yoy). Neraca perdagangan mencatat surplus sebesar US$ 474 juta, lebih rendah dari surplus bulan sebelumnya sebesar US$ 1,3 miliar.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia 14-15 Juni 2017 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 4,75 persen, dengan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,0 persen dan Lending Facility tetap sebesar 5,50 persen. Sejumlah hal menjadi pertimbangan keputusan ini diantaranya adalah risiko geopolitik masih membayangi pemulihan ekonomi global, kenaikan suku bunga FFR, dan potensi meningkatnya tekanan inflasi domestik pada bulan puasa dan Idul Fitri.

Sementara itu, bursa AS ditutup melemah pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (-0,07%) dan S&P 500 (-0,22%) masing-masing bergerak kelevel 21.359,90 dan 2.432,46. Sinyal kenaikan FFR lanjutan ditahun ini menjadi sentimen negatif pasar, ditengah ekspektasi The Fed bahwa inflasi masih akan berada dibawah target dalam jangka pendek.

Dari sisi ekonomi AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan (10 Juni 2017) turun sebesar 8 ribu aplikasi menjadi 237 ribu aplikasi. Rerata 4 mingguannya mencapai 243 ribu aplikasi, atau naik seribu aplikasi dari minggu sebelumnya. Indikator lainnya adalah NAHB Housing Market Index, yang mengukur keyakinan pengembang perumahan terhadap kondisi ekonomi dan bisnisnya. Pada bulan Juni 2017, NAHB HMI turun dari level 69 kelevel 67, yang menunjukkan optimisme pengembang yang masih tetap terjaga, menyusul kondisi permintaan dipasar perumahan AS yang tinggi.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka menguat. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 46,87 (US$ 44,40) perbarel, dan harga emas naik kelevel US$ 1.255,50/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (400.03 Kb)


Preview IHSG 15 Juni 2017
June 15, 2017 07:44 WIB

IHSG dan bursa Asia kembali kompak menguat diperdagangan kemarin. IHSG naik 1,49 persen kelevel 5.792,90. Sentimen positif datang dari rilis sejumlah data industri Tiongkok. Output industri Tiongkok tumbuh 6,5 persen yoy, stabil seperti bulan sebelumnya. Hal senada juga terjadi pada penjualan retail yang tumbuh 10,7 persen yoy. Sementara itu, investasi aset tetap yang menjadi proksi belanja modal jangka panjang, meningkat 8,6 persen dalam kurun Januari-Mei 2017.

Sementara itu, bursa AS ditutup bervariasi pada perdagangan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,22%) dan S&P 500 (-0,10%) masing-masing bergerak kelevel 21.374,56 dan 2.437,92. Keputusan The Fed dan rilis sejumlah indikator ekonomi AS, menjadi sentimen utama penggerak pasar.

Dari sisi ekonomi AS, FOMC 13-14 Juni 2017 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan FFR sebesar 25 bps menjadi 1-1,25%, atau sesuai dengan ekspektasi pasar. Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan kondisi pasar tenaga kerja AS yang makin solid, dan pergerakan laju inflasi yang diprediksi mencapai target 2 persen dalam jangka menengah. The Fed juga merilis revisi proyeksi ekonomi AS diantaranya yaitu median GDP sebesar 2,2 persen (2017), 2,1 persen (2018), dan 1,9 persen (2019). Untuk periode yang sama, tingkat pengangguran masing-masing diproyeksi mencapai 4,3 persen, 4,2 persen, 4,2 persen. Tingkat PCE inflation masing-masing diprediksi mencapai 1,6 persen, 2,0 persen, dan 2,0 persen. Rentang suku bunga acuan diproyeksi mencapai 1,1 persen – 1,6 persen hingga akhir 2017, yang mengindikasikan adanya kenaikan FFR lanjutan, setidaknya 1 kali ditahun ini.

Harga barang dan jasa ditingkat konsumen AS pada bulan Mei turun sebesar 0,1 persen mom, menyusul kenaikan 0,2 persen mom dibulan April. Secara tahunan, laju inflasi AS mencapai 1,9 persen yoy, melambat dari 2,2 persen dibulan sebelumnya. Harga komponen jasa, perumahan, transportasi, dan kesehatan cenderung melambat.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka variatif. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 46,88 (US$ 44,60) perbarel, dan harga emas melemah kelevel US$ 1.265,30/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (400.42 Kb)


 ClosingSuprt1Suprt2Resis1Resis2
GGRM66,42565,65064,92567,30068,225
ROTI1,4901,4731,4571,5031,517
SMCB1,0801,0471,0181,1021,128
BWPT228221217235245
BSDE2,0702,0301,9802,1102,140
BNLI685668642718742
TOTL715697683732753
Market Summary
IDX Index    5,829.71  0.00/0.00%
Opening Index 5,829.71
Lowest Index 5,829.71
Highest Index 5,829.71
   
Total Frequency
Total Volume
Total Value

*Last Update 28-Jun-2017 07:00:01 WIB

Stock Code Last Price Change Change %
ALF4 0 0 0.00 %
ALF1 555 0 0.00 %
ALDO 0 0 0.00 %
AKSI 0 0 0.00 %
AKRA 6,525 0 0.00 %
AKPI 900 0 0.00 %
AKKU-R 0 0 0.00 %
AKKU 71 0 0.00 %
Stock Code Last Price Change Change %
ALF4 0 0 0.00 %
ALF1 555 0 0.00 %
ALDO 0 0 0.00 %
AKSI 0 0 0.00 %
AKRA 6,525 0 0.00 %
AKPI 900 0 0.00 %
AKKU-R 0 0 0.00 %
AKKU 71 0 0.00 %