Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Berita Danareksa

Prospektus PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK
September 12, 2017 16:24 WIB

Silakan unduh file terlampir untuk prospektus IPO PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK
Download artikel selengkapnya(7,511.97 Kb)
Materi Training D'ONE Next-G 28 Agustus 2017
August 28, 2017 11:04 WIB

Silakan download file terlampir
Download artikel selengkapnya(1,803.24 Kb)
Perubahan Peraturan BEI Mengenai Tata Cara Transaksi Pada Rekening Reguler
May 23, 2017 11:30 WIB

Sehubungan adanya perubahan Peraturan Bursa Efek Indonesia No. III-I tentang Keanggotaan Margin dan/atau Short Selling dan perubahan Peraturan Bursa Efek Indonesia  No. II-H tentang Persyaratan dan Perdagangan Efek Dalam Transaksi Marjin dan Surat Edaran Bursa Efek Indonesia No. S-01109/BEI.ANG/02-2017 tentang Pemenuhan Ketentuan Pembiayaan Transaksi oleh Anggota Bursa tanggal 27 Februari 2017 Transaksi Short Selling, bersama ini kami informasikan mengenai tata cara transaksi pada Rekening Reguler dengan ketentuan sebagai berikut :

A. Penyelesaian Transaksi melalui Forced Sell
1. Pada saat nasabah bertransaksi pada T+0, nasabah wajib melakukan penyelesaian transaksi paling lambat pada T+3;
2. Apabila nasabah tidak melakukan penyelesaian transaksi pada T+3 atau terdapat amount overdue atau kewajiban yang telah melebihi T+3 dan belum ada penyelesaian kewajiban secara tunai, maka sistem  akan melakukan suspend Buy pada T+4;
3. Dalam hal pada T+4 tersebut nasabah masih belum melakukan penyelesaian transaksi, maka pada T+5 kami akan melakukan Forced Sell;
4. Pada T+8 kami akan membuka Suspend Buy pada rekening nasabah, apabila dana hasil Forced Sell  tersebut telah masuk pada akun nasabah dan mencukupi, maka nasabah dapat melakukan transaksi kembali.

B. Penyelesaian Transaksi melalui penjualan saham yang telah dibeli
1. Dalam hal nasabah melakukan penjualan pada T+3 atas saham yang telah dibeli pada T+0, maka pada T+4 dilakukan Suspend Buy dan baru dibuka Suspend Buy di T+6;
2. Dalam hal nasabah melakukan penjualan pada T+2 yang telah dibeli pada T+0, maka pada T+4 dilakukan Suspend Buy dan baru dibuka Suspend Buy T+5;
3. Dalam hal nasabah melakukan penjualan pada T+1 yang telah dibeli pada T+0, maka pada T+4 tidak dilakukan Suspend Buy kecuali apabila dana pembelian tidak mencukupi pada T+3 pada rekening nasabah;
4. Dalam hal nasabah melakukan penjualan pada T+0 dengan Net Buy, maka pada T+3 jika tidak ada pembayaran maka pada T+4 dilakukan Suspend Buy dan T+5 dilakukan Forced Sell, dan pada T+8 pembukaan Suspend Buy.

Bagi nasabah yang ingin menggunakan fasilitas pembiayaan Transaksi saham dapat mengajukan pembukaan Rekening Margin.  Perubahan ini akan diberlakukan efektif mulai tanggal 1 Juni 2017.

Adapun salinan surat keputusan dapat dilihat melalui link berikut http://bit.ly/2qPifgE