Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Daily Watch

Daily Watch 26 Juni 2019
June 26, 2019 10:44 WIB

Highlights:

Danareksa government bonds yield index decreased 4.19bps from 7.430% to 7.388%

The U.S. is willing to suspend the next round of tariffs on an additional $300 billion of Chinese goods while the two sides prepare to resume negotiations at the G-20 summit later this week. The decision may be announced after a meeting between presidents Donald Trump and Xi Jinping. The U.S. won’t accept conditions on tariffs as part of renewed negotiations and no deal is expected from the meeting. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR23.98 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was lower than the previous day transaction of IDR24.05 trillion but it was higher than its YTD average of IDR18.16 trillion.

Corporate bonds volume was IDR23.98 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR24.05 billion and it was higher than its YTD average of IDR1044.25 billion.

IDR strengthened 0.16% against USD from 14,147 to 14,125 whilst JCI climbed up 0.51% from 6,288 to 6,320.

FR0078 yield declined by 5.00bps from 7.448% to 7.398% while RI28 yield increased by 0.8bps from 3.382% to 3.390%.

Brent rose from 64.39 to 65.04 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price decreased from 57.70 to 57.59 USD per barrel.

 

Highlights:

Danareksa government bonds yield index menurun 4.19bps dari 7.430% menjadi 7.388%

AS bersedia untuk menangguhkan putaran tarif berikutnya pada tambahan $ 300 miliar barang China sementara kedua belah pihak bersiap untuk melanjutkan negosiasi di KTT G-20 akhir pekan ini. Keputusan itu mungkin diumumkan setelah pertemuan antara presiden Donald Trump dan Xi Jinping. AS tidak akan menerima ketentuan tentang tarif sebagai bagian dari negosiasi yang diperbarui dan tidak ada kesepakatan yang diharapkan dari pertemuan tersebut. (Bloomberg)

Transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp23.98 triliun, dan dinominasi oleh tenor menengah (5-15 tahun). Angka tersebut menurun dibandingan dengan volume transaksi sebelumnya sebesar Rp24.05 triliun namun angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata YTD tahun ini sebesar Rp18.16 triliun.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1756.03 miliar yang didominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Volume transaksi tersebut meningkat dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp923.99 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp1044.25 miliar.

Nilai tukar Rupiah menguat 0.16% terhadap US Dollar, dari 14,147 menjadi 14,125 sedangkan IHSG mengalami peningkatan 0.51% dari 6,288 menjadi 6,320.

FR0078 yield turun by 5.00bps dari 7.448% menjadi 7.398% sementara itu yield RI28 meningkat sebesar 0.8bps dari 3.382% menjadi 3.390%.

Harga brent mengalami peningkatan dari 64.39 menjadi 65.04 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot turun dari 57.70 menjadi 57.59 USD per barrel.

Download artikel selengkapnya(109.99 Kb)
Daily Watch 25 Juni 2019
June 25, 2019 10:33 WIB

Highlights:

Danareksa government bonds yield index advanced 0.90bps from 7.416% to 7.425%

Donald Trump imposed additional sanctions on Iran, including against supreme leader Ayatollah Ali Khamenei, in retaliation for last week’s downing of a U.S. drone. The restrictions would deny Khamenei access to financial resources, as he’s "the one who ultimately is responsible for the hostile conduct of the regime," the president said. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR24.05 trillion, and it was dominated by short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR36.68 trillion but it was higher than its YTD average of IDR18.16 trillion.

Corporate bonds volume was IDR24.05 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR36.68 billion and it was lower than its YTD average of IDR1044.25 billion.

IDR strengthened 0.06% against USD from 14,155 to 14,147 whilst JCI was down -0.43% from 6,315 to 6,288.

FR0078 yield rose by 2.70bps from 7.421% to 7.448% while RI28 yield dropped by -0.2bps from 3.384% to 3.382%.

Brent was down from 64.83 to 64.39 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price climbed up from 57.28 to 57.70 USD per barrel.

 

Highlights:

Danareksa government bonds yield index mengalami peningkatan 0.90bps dari 7.416% menjadi 7.425%

Donald Trump memberlakukan sanksi tambahan terhadap Iran, termasuk terhadap pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pembalasan atas jatuhnya drone AS. Pembatasan akan menolak akses Khamenei ke sumber daya keuangan, karena ia adalah "orang yang pada akhirnya bertanggung jawab atas perilaku bermusuhan rezim," kata presiden. (Bloomberg)

Transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp24.05 triliun, dan dinominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Angka tersebut mengalami penurunan dibandingan dengan volume transaksi sebelumnya sebesar Rp36.68 triliun namun angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata YTD tahun ini sebesar Rp18.16 triliun.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp923.99 miliar yang didominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Volume transaksi tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1980.95 miliar namun lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp1044.25 miliar.

Nilai tukar Rupiah menguat 0.06% terhadap US Dollar, dari 14,155 menjadi 14,147 sedangkan IHSG turun -0.43% dari 6,315 menjadi 6,288.

FR0078 yield mengalami peningkatan by 2.70bps dari 7.421% menjadi 7.448% sementara itu yield RI28 turun sebesar -0.2bps dari 3.384% menjadi 3.382%.

Harga brent turun dari 64.83 menjadi 64.39 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot mengalami peningkatan dari 57.28 menjadi 57.70 USD per barrel.

Download artikel selengkapnya(109.95 Kb)
Daily Watch 24 Juni 2019
June 24, 2019 09:56 WIB

Highlights:

Danareksa government bonds yield index fell 1.11bps from 7.412% to 7.401%

President Donald Trump sent North Korean leader Kim Jong Un a personal letter, and the U.S. is ready to restart talks with Pyongyang “at a moment’s notice,” Secretary of State Michael Pompeo said. Speaking to reporters in Washington before departing on Sunday for a multi-nation trip that will take him first to Saudi Arabia, the United Arab Emirates and India, Pompeo confirmed news reports that Trump had sent the letter. (Bloomberg)

Government bonds volume was IDR36.68 trillion, and it was dominated by medium term (5-15 years). It was lower than the previous day transaction of IDR44.88 trillion but it was higher than its YTD average of IDR18.16 trillion.

Corporate bonds volume was IDR36.68 billion, mostly short term (< 5 years). It was lower than the previous day transaction of IDR44.88 billion and it was higher than its YTD average of IDR1044.25 billion.

IDR strengthened 0.20% against USD from 14,183 to 14,155 whilst JCI dropped -0.32% from 6,336 to 6,315.

FR0078 yield advanced by 2.40bps from 7.385% to 7.409% while RI28 yield advanced by 7.5bps from 3.309% to 3.384%.

Brent rose from 64.72 to 64.83 USD per barrel meanwhile WTI Cushing Crude Oil Spot price was up from 56.65 to 57.28 USD per barrel.

 

Highlights:

Danareksa government bonds yield index menurun 1.11bps dari 7.412% menjadi 7.401%

Presiden Donald Trump mengirimkan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebuah surat pribadi, dan AS siap untuk memulai kembali perundingan dengan Pyongyang "segera," kata Sekretaris Negara Michael Pompeo. Berbicara kepada wartawan di Washington sebelum berangkat pada hari Minggu untuk perjalanan multi-negara yang akan membawanya pertama ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan India, Pompeo mengkonfirmasi laporan berita bahwa Trump telah mengirim surat itu. (Bloomberg)

Transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp36.68 triliun, dan dinominasi oleh tenor menengah (5-15 tahun). Angka tersebut menurun dibandingan dengan volume transaksi sebelumnya sebesar Rp44.88 triliun namun angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata YTD tahun ini sebesar Rp18.16 triliun.

Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1980.95 miliar yang didominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Volume transaksi tersebut naik dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp1940.00 miliar namun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp1044.25 miliar.

Nilai tukar Rupiah menguat 0.20% terhadap US Dollar, dari 14,183 menjadi 14,155 sedangkan IHSG mengalami penurunan -0.32% dari 6,336 menjadi 6,315.

FR0078 yield meningkat by 2.40bps dari 7.385% menjadi 7.409% sementara itu yield RI28 mengalami peningkatan sebesar 7.5bps dari 3.309% menjadi 3.384%.

Harga brent mengalami peningkatan dari 64.72 menjadi 64.83 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot mengalami peningkatan dari 56.65 menjadi 57.28 USD per barrel.

Download artikel selengkapnya(110.26 Kb)


Weekly Report Oct 2017
Country's FCLT Rating
S & P BBB-
Moody's Baa3
Fitch BBB-

Key Market Editor
BI Rate 4.25%
JCI 5,915.00
IDR 13.52
Inflation Sep 2017(%YoY) 3.72%

Market Outstanding
Government Bond IDR 2,060.70 bn
Corporate Bond IDR 371.60 bn

Last Week Trading Volume
Government Bond IDR 73.32 bn
Corporate Bond IDR 4.85 bn

Government Bond Indices
Price Index 134.87
Yield Index 6.23%
Total Return 557.70

Benchmark Yield
FR0061 5 Year 6.19%
FR0059 10 Year 6.53%
FR0074 15 Year 7.13%
FR0072 20 Year 7.32%