Live Chat Software
Berita Dan Riset Terbaru
Info Pasar

Preview IHSG 26 Mei 2017
May 26, 2017 07:59 WIB

Bursa regional berakhir menguat sementara IHSG melemah 0,47 persen kelevel 5.703,43 pada perdagangan Rabu lalu. Kenaikan pasar regional terjadi meski terjadi pemangkasan rating kredit Tiongkok. Moody's Investors Service menurunkan rating kredit Tiongkok dari Aa3 menjadi A1, dengan outlook dari negatif menjadi stabil. Penurunan peringkat ini terkait dengan ekspektasi melemahnya kondisi kekuatan sektor finansial Tiongkok dalam beberapa periode kedepan.

Sementara itu, bursa AS ditutup positif pada penutupan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,34%) dan S&P 500 (+0,44%) masing-masing bergerak kelevel 21.082,95 dan 2.415,07.

Notulensi FOMC meeting menunjukkan bahwa The Fed menilai melambatnya ekonomi AS Q1 2017 cenderung bersifat sementara. Kedepannya, ekonomi AS diperkirakan akan kembali tumbuh moderat, dengan dukungan pasar tenaga kerja yang solid, serta laju inflasi mencapai target 2 persen dalam jangka menengah. The Fed menyatakan bahwa terdapat ketidakpastian signifikan akan dampak perubahan kebijakan fiskal maupun kebijakan pemerintah lainnya, namun risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi AS masih seimbang dan terkendali. Atas notulensi ini, sebagian besar ekonom percaya akan adanya kenaikan FFR pada Juni mendatang.

Dari sisi ekonomi AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan (per 20 Mei 2017) meningkat sebesar 1.000 aplikasi menjadi 234 ribu aplikasi. Rerata 4 mingguan turun sebesar 5.750 aplikasi menjadi 235.250 aplikasi. Kondisi ini memberikan indikasi pasar tenaga kerja AS yang solid dan terus membaik.

Harga minyak global mengalami koreksi, setelah OPEC dan sejumlah negara produsen minyak sepakat untuk memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi minyak yang saat ini berjalan yaitu sebesar 1,8 juta barel perhari hingga Maret 2018. Para investor dan pelaku pasar sendiri mengharapkan pemangkasan produksi yang lebih besar dari levelnya saat ini.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka flat. Harga minyak Brent (WTI) turun kelevel US$ 51,48 (US$ 48,89) perbarel, dan harga emas terkoreksi kelevel US$ 1.253,80/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (405.00 Kb)


Preview IHSG 24 Mei 2017
May 24, 2017 08:31 WIB

Bursa regional berakhir variatif kemarin, dengan IHSG melemah 0,33 persen kelevel 5.730,61. Aksi ambil untung masih mendominasi dan menekan pergerakan pasar. Publikasi regional datang dari Jepang diantaranya adalah Nikkei Flash Japan Manufacturing PMI bulan Mei 2017. Indikator dini PMI mengindikasikan bahwa ekspansi aktivitas manufaktur Jepang cenderung melambat, seiring turunnya PMI flash dari level 52,7 kelevel 52,0. Level PMI flash Mei merupakan yang terendah dalam 6 bulan.

Sementara itu, bursa AS masih bergerak kelevel yang lebih tinggi pada penutupan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,21%) dan S&P 500 (+0,18%) masing-masing bergerak kelevel 20.937,91 dan 2.398,42.

Dari sisi ekonomi AS, penjualan rumah tinggal baru (new home sales) turun 11,4 persen mom (+0,5% yoy) menjadi 569 ribu unit (seasonally adjusted annual rate) dibulan April 2017. Penurunan ini lebih besar dari yang diperkirakan oleh konsensus ekonom yaitu sebesar -1,5 persen. Permintaan yang melambat dan pasokan rumah yang lebih banyak dipasar, membuat median harga rumah baru turut lungsur menjadi US$ 309.200 dari US$ 318.700 dibulan sebelumnya.

Publikasi terkini dari Asia hari ini adalah Moody's Investors Service memangkas rating kredit Tiongkok dari Aa3 menjadi A1, dengan outlook dari negatif menjadi stabil. Penurunan peringkat ini terkait dengan ekspektasi melemahnya kondisi kekuatan sektor finansial Tiongkok dalam beberapa periode kedepan.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka naik. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 54,15 (US$ 51,46) perbarel, dan harga emas turun kelevel US$ 1.251,70/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (401.28 Kb)


Preview IHSG 23 Mei 2017
May 23, 2017 08:20 WIB

Aksi ambil untung menekan pergerakan IHSG diawal pekan ini. IHSG yang sempat menguat disesi awal, akhirnya ditutup turun 0,73 persen kelevel 5.749,45. Publikasi terbaru regional pada perdagangan kemarin, datang dari Jepang.

Surplus perdagangan luar negeri Jepang menurun dibulan April 2017. Nilai ekspor dan impor masing turun kelevel 6,32 triliun Yen (-0,2% mom) dan 6,22 triliun Yen (-0,1% mom), sehingga membawa surplus neraca perdagangan terkoreksi dari 106,4 miliar Yen menjadi 97,6 miliar Yen.

Sementara itu, bursa AS kembali menguat pada penutupan lalu. Indeks saham Dow Jones (+0,43%) dan S&P 500 (+0,52%) masing-masing bergerak kelevel 20.894,83 dan 2.394,02. Ditengah kisruh politik dalam negeri, kunjungan luar negeri Presiden Trump yang berhasil membawa kesepakatan politik dan bisnis dengan sejumlah negara, menjadi sentimen positif bagi pergerakan pasar. Pada perdagangan lalu, tidak ada publikasi indikator ekonomi AS utama.

Mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka mendatar. Harga minyak Brent (WTI) naik kelevel US$ 53,90 (US$ 51,17) perbarel, dan harga emas menguat kelevel US$ 1.262,80/troy ounce.

Download artikel selengkapnya (397.06 Kb)


 ClosingSuprt1Suprt2Resis1Resis2
GGRM66,42565,65064,92567,30068,225
ROTI1,4901,4731,4571,5031,517
SMCB1,0801,0471,0181,1021,128
BWPT228221217235245
BSDE2,0702,0301,9802,1102,140
BNLI685668642718742
TOTL715697683732753
Market Summary
IDX Index    5,715.17  11.74/0.21%
Opening Index 5,713.35
Lowest Index 5,708.45
Highest Index 5,728.61
   
Total Frequency 174,392
Total Volume 3,879,554,417
Total Value 3,078,938,415,748

*Last Update WIB

Stock Code Last Price Change Change %
Stock Code Last Price Change Change %